Selasa, 20 September 2011

Sejarah- Sejarah Dunia Yang Dirahasiakan

Banyak fakta-fakta sejarah yang sengaja disembunyikan dari pengetahuan masyarakat luas. Mungkin karena adanya keburukan atau kejahatan yang dilakukan oleh penguasa pada masa lalu atau bisa juga untuk menyembunyikan konspirasi-konspirasi jahat untuk kepentingan-kepentingan politik dan ekonomi kelompok-kelompok tertentu. Atau barangkali karena ada kejadian yang memang tidak tercatat dengan baik. Selain itu terdapat juga fakta-fakta mengagumkan yang ada sepanjang sejarah dan bisa menambah pengetahuan kita.


Inilah fakta-fakta tersebut :


● Adanya manusia berwajah kera tak berekor yang mempunyai volume otak dua kali lebih besar dibandingkan dengan manusia berwajah kera tak berekor lainnya, dan mereka membuat perkakas untuk pertama kalinya sekitar 2 juta tahun yang lalu. Mereka terbagi dalam empat ras yang berbeda setelah 1 juta tahun kemudian dan salah satunya kemudian meninggalkan benua Afrika. Mereka kemudian dapat berbicara dengan bahasa sekitar 400.000 tahun yang lalu dan pada waktu itu mereka sudah tersebar di benua Afrika, Eropa dan Asia.

Akhirnya sebuah kelompok besar orang Asia bermigrasi dari benua Asia ke Amerika, ketika benua Asia dan Amerika terhubung di bagian utaranya. Kemudian mereka tinggal di seluruh bagian utara dan selatan benua Amerika, yang mungkin dikenal sebagai bangsa Indian – penduduk asli Amerika yang salah disebutkan namanya oleh Columbus, karena Columbus mengira ia sudah sampai di India, sehingga ia menyebut mereka Indian atau orang-orang India.


● Patung raksasa Sphinx di Mesir diperkirakan dibangun sekitar tahun 8000 SM (Sebelum Masehi) oleh bangsa berkulit coklat gelap di Afrika utara, 4000 tahun sebelum munculnya peradaban di Mesir. Ukuran waktu dihitung berdasarkan kikisan air hujan pada patung batu tersebut. Cara ini adalah cara yang lebih akurat untuk mengukur usia patung batu tersebut.


● Daerah Brazil ditemukan lewat jalan laut sekitar tahun 531 SM atau bisa jadi sebelum masa itu oleh bangsa Phoenicians. Bangsa Phoenicians merupakan bangsa pertama yang berdagang melintasi samudera. Mereka tinggal di sekitar Lebanon (merupakan kota berbudaya pertama di dunia) dan mereka telah melintasi samudera Atlantik dari benua Afrika dan mengadakan kegiatan perdagangan dengan masyarakat lokal di sana selama bertahun-tahun. Masyarakat lokal tersebut benar-benar datang dengan berjalan kaki dari Cina bertahun-tahun sebelumnya.


● Cleopatra (69 sampai 30 SM), Ratu Mesir masih berusia 16 tahun tapi dikenal memiliki nafsu seks yang abnormal (maniak seks) dan waktu itu dia sudah menjadi istri Julius Caesar. Cinta pertamanya adalah saat dia berusia 12 tahun dan dia mempunyai kuil yang khusus ditempati pacar-pacarnya dan melakukan pesta seks di sana. Cleopatra kemudian melakukan bunuh diri ketika berusia 38 tahun.




● Bangsa Cina menyeberangi samudera dengan kapal besar dan menemukan Meksiko sekitar tahun 459 M dan juga negara-negara lainnya.


● Bangsa Vikings dari Eropa utara mempunyai daerah jajahan kecil di sekitar pantai timur Amerika sekitar tahun 900 SM.


● Orang Eropa selatan pertama yang menemukan Amerika utara di tahun 1472 adalah seorang Portugis bernama Joao vas de Corte Real di suatu misi penemuan yang rahasia. Tetapi bangsa Phoenicians barangkali mengunjungi Amerika utara jauh sebelum itu. Dan Columbus datang pertama kali dua puluh tahun kemudian, tahun 1492 dan dia menyebut Haiti untuk Hispaniola!


● Mills Darden (AS tahun 1798 - 1857) berat badannya 463 kilo, sedangkan istrinya hanya 46 kg


● Antonio Meucci (1808-1889) dari Italia menemukan telepon 1849 dan Alexander Graham Bell, yang sebenarnya bekerja pada Meucci, mempatenkan salinannya pada tahun 1876 dan mengakui sebagai penemuannya!


● Sir Joseph Wilson Swan mematenkan untuk pertama kalinya bola lampu pada tahun 1878 di Inggris. Dan Thomas Alva Edison membuat sedikit tiruan yang lebih baik, kemudian ia berusaha untuk mendapatkan paten atas tiruan bola lampunya tersebut di Amerika sekitar satu tahun kemudian. Thomas Alva Edison memperkenalkan bahwa bola lampu listrik adalah hasil penemuannya. Tetapi pada tahun 1892 Perusahaan Edisons merger dengan Swans dan menjadi General Electric dan setelah itu mereka menggunakan metoda asli dari hasil temuan Swans untuk membuat bola lampu.


● Ilmuwan terkenal Nicola Tesla (1856-1943) menemukan radio pada tahun 1893 dan mematenkannya, berarti Marconi bukanlah penemu sesungguhnya.


● Keempat buah cerobong kapal Titanic ternyata sebuah tipuan, hanya agar tampak seperti benar-benar empat buah!


● Charles Lindberg memang manusia ke-82 yang terbang melewati samudra, tetapi ia adalah yang pertama yang melakukannya sendirian.


● Negara Vatican didirikan tahun 1929 dengan bantuan seorang diktator fasis, Mussolini yang ingin mendapatkan dukungan dari gereja.


● Penjahat-penjahat paling kejam: Herman Webster Mudgett (1860-1896) yang dikenal sebagai Dr. Harry Howard Holmes telah membunuh sekitar 150 wanita muda, namun ia mengaku "hanya" membunuh 27 orang. Dia menyewakan kamar-kamar di "istana" miliknya di Chicago, yang sebenarnya adalah sebuah rumah horor. Di sana dibuatkannya lorong-lorong rahasia yang berkelok-kelok menembus dari suatu ruangan ke ruangan lainnya, setiap kamar juga dilengkapi dengan lift rahasia, setiap kamar tidur dibikin kedap suara, kolam-kolam asam (barangkali untuk melumatkan mayat), kamar gas, suatu meja pembedahan yang dilengkapi dengan alat meregangkan tubuh manusia, krematorium pribadi, dan suatu gudang bawah tanah (bunker) yang sangat besar dimana ditemukan banyak bagian tubuh manusia yang terpotong-potong. Ia menjual tulang rangka dari korban-korbannya tersebut kepada sekolah-sekolah kedokteran. Korban-korbannya digantungnya selama 10 menit sebelum mati.


● Albert Fish (1870-1936) seorang kanibal memakan sedikitnya lima belas anak-anak, namun dia hanya dihukum untuk dua kasus pembunuhan dan korban terakhirnya adalah seorang anak berusia sekitar sepuluh tahun bernama Grace Budd, yang dipotongnya dalam ukuran-ukuran kecil dan kemudian dimasaknya dengan potongan-potongan wartel dan bawang. Di dalam surat kepada ibunya ia menulis "ini adalah keledai kecilnya yang dipanggangnya di dalam tungku".


● Ibu berusia paling muda di dunia adalah seorang anak dari Peru bernama Lina Medina yang saat ia mengandung berusia lima tahun tujuh bulan. Dia kemudian melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat dengan operasi sesar pada bulan Mei 1939 dan ayah si bayi tidak pernah ditemukan. Orang tuanya pertamakali curiga Lina Medina mengidap semacam tumor, tetapi ternyata dia hamil sejak berusia 4 tahun dan sudah mendapat haid sejak usia tiga tahun. Lina berkembang secara normal dan mendapatkan anak kedua pada tahun 1972, 33 tahun setelah anak pertamanya dilahirkan.

● Otto Hahn, seorang Jerman membuat ledakan bom atom pertama pada tahun 1938.


● Ketika menginvasi Belgia, Jerman untuk pertama kali melakukan serangan dengan menggunakan pasukan payung dengan sejumlah boneka untuk membingungkan musuh (Jerman pertama kali tidak menggunakan boneka untuk serangan pasukan payungnya ketika menginvasi Norwegia) ditambah pesawat layang unik yang dilengkapi dengan bom yang benar-benar efisien. Ini dilakukan untuk menghancurkan jembatan-jembatan yang paling penting dan untuk menguasai tempat-tempat "yang hampir mustahil" untuk direbut seperti benteng Eben Emael.
Semua gagasan gila namun berhasil dengan baik telah dikembangkan oleh si genius jahat, Hitler dan semua adalah ide-ide aslinya sendiri. Hitler benar-benar seorang pecinta perang, dan ia benar-benar mendesain untuk pertamakalinya hampir segala sesuatunya sehingga menjadikan Jerman memiliki kekuatan tempur yang mengerikan. Dari mulai setiap detil seragam pasukan perang dan tanda kepangkatan, sampai metoda latihan perang yang kompleks tapi efektif, semuanya adalah idenya sendiri. Walaupun sangat jahat tetapi semua yang dilakukannya sangat mengagumkan.


Ketika Inggris memulai rencana untuk menginvasi Norwegia, bebapa bulan sebelumnya Jerman juga melakukannya hal yang sama dengan suatu armada laut yang sangat besar yang berkumpul di laut utara., Tetapi ketika pasukan Inggris bertemu dengan angkatan laut Jerman didekat Oslo, Inggris berbalik arah untuk kembali Norwegia. Namun hanya sedikit pasukan yang terlibat dalam pertempuran itu.

Semua gagasan gila namun berhasil dengan baik telah dikembangkan oleh si genius jahat, Hitler dan semua adalah ide-ide aslinya sendiri. Hitler benar-benar seorang pecinta perang, dan ia benar-benar mendesain untuk pertamakalinya hampir segala sesuatunya sehingga menjadikan Jerman memiliki kekuatan tempur yang mengerikan. Dari mulai setiap detil seragam pasukan perang dan tanda kepangkatan, sampai metoda latihan perang yang kompleks tapi efektif, semuanya adalah idenya sendiri. Walaupun sangat jahat tetapi semua yang dilakukannya sangat mengagumkan.


Ketika Inggris memulai rencana untuk menginvasi Norwegia, bebapa bulan sebelumnya Jerman juga melakukannya hal yang sama dengan suatu armada laut yang sangat besar yang berkumpul di laut utara., Tetapi ketika pasukan Inggris bertemu dengan angkatan laut Jerman didekat Oslo, Inggris berbalik arah untuk kembali Norwegia. Namun hanya sedikit pasukan yang terlibat dalam pertempuran itu.



● Pahlawan terbesar di dalam Perang Dunia II adalah Michel Hollard dan ia adalah penguasa tunggal yang memulai organisasi intelijen paling efisien di Prancis bernama "Reseau Agir" yang mempunyai 60 orang agen rahasia yang ditempatkan di tempat-tempat strategis di seluruh Prancis. Ia sendiri yang mengumpulkan dan megirimkan informasi dan sesama agen saling tidak mengenal. Ia kemudian menyusup ke Prancis melalui perbatasan Swiss, yang "mustahil" untuk dilintasi. Karena ia tidak percaya dengan informasi militer secara pasti, sebelum tahun 1942 ia menyeberangi perbatasan yang paling tersukar di dunia sebanyak 94 kali. Hollard adalah orang yang menemukan semua basis misil V1, beberapa bulan sebelum misil-misil itu selesai dibuat. Misil-misil itu dibuat dengan sistem keselamatan yang ekstrim dan terukur, dibuat hanya dalam masa 4 bulan dan tidak seorang pun dari tenaga kerja Jerman itu yang mengetahui tujuan dari instalasi tersebut. Tetapi Hollard berhasil menemukan semuanya dan ke-44 basis misil tersebut dibom sehingga hancur berkeping-keping, beberapa hari sebelum pekerjaan mereka selesai. Basis-basis ini dibangun untuk mengirimkan 5000 misil setiap bulan dan akan menjadi 50.000 buah super bom sebelum "D-Days" (=istilah untuk hari H pertempuran yang sesungguhnya, yakni tanggal 6 Juni 1944, ketika pasukan sekutu mendarat di Normandy untuk menyerang Jerman yang menduduki Prancis – Buku Donald L.Miller : Bhs. Ind atau Bhs.Ing) dan sedikitnya 20.000 buah misil akan menghantam kota London, namun akhirnya hanya menjadi 2400 serangan secara keseluruhannya. Hollard ditangkap pada tahun 1944 disebabkan pengkhianatan seseorang. Ia disiksa oleh Gestapo, tapi dia tidak mengatakan apapun. Dia dikirim ke Neuengamme, salah satu kamp konsentrasi yang paling buruk. Tetapi Hollard melakukan balasan dengan menyembunyikan lebih dari 1.000 bagian-bagian senjata yang harus dirangkaikan kembali oleh para narapidana, dan ia kemudian berhasil selamat setelah tembak-menembak di kamp tersebut.


● Pembunuhan massal – sesuai dengan laporan dari Majelis Tinggi AS bernama "Laporan Walter" yang dibuat pada tahun 1971 berjumlah antara 323 dan 617 juta orang yang dibunuh oleh pemerintah China, dari tahun 1949 sampai 1971. Sedangkan laporan Hsiao Mieh (B.Ind – B.Ing) menyebutkan hanya 51-55 yang kejadian yang mengakibatkan 5 sampai 10 juta orang menemui ajal. Radio yang resmi di Peking melaporkan sejumlah "keberadaan yang sudah usang" dalam beberapa bulan dan jumlah terbesar 2.326.000 orang dalam satu bulan. Antara 8 dan 10 juta orang dibunuh oleh pemerintah Soviet. Dalam laporannya Jezjovtsjina pada tahun 1936 sampai 1938 sedikitnya 19 juta orang lebih, meninggal antara tahun 1921 sampai 1960 di dalam penjara Soviet yang terkenal. Terdapat paling sedikitnya 27 sampai 29 juta orang atau lebih dari 25% adalah orang keturunan Yahudi.


Nazi Otto Adolf Eichman menyatakan siap mati untuk tanggung jawabnya atas pembunuhan paling sedikit 5,7 juta orang Yahudi. Tetapi pembunuhan oleh Nazi atas sekitar 8 juta orang Yahudi ditambah 6 sampai 10 juta warganegara yang lain (kebanyakannya adalah buruh dan orang-orang miskin) sehingga totalnya menjadi sedikitnya 12 sampai 18 juta orang telah dibunuh mati. Pembataian ini juga mendapat “bantuan” dari kelompok-kelompok lokal seperti partisan-partisan berkebangsaan Litauan yang membunuh sekitar 229.052 orang Yahudi di Luthuania dan beberapa kejadiannya difilmkan oleh Nazi sebagai bagian propaganda dan perintah baik sebagai propaganda dan instruksi untuk einsatzgruppe.


Semua pembunuhan massal yang mengerikan ini secara umum dimaksudkan untuk mengurangi populasi. Termasuk juga upaya murah dan mudah seperti menciptakan kelaparan secara sistematis, dan kerja keras yang mematikan di dalam kapal-kapal tua besar yang kemudian ditenggelamkan. Perkiraan angka-angka ini lebih rendah dari kenyataan sebenarnya (dengan dokumentasi yang lengkap), seperti yang diperkirakan oleh para sejarawan bahwa pada kenyataannya angka-angka tersebut pasti lebih tinggi dari itu.


● Bom atom yang kedua yang dijatuhkan oleh AS di atas Nagasaki pada tahun 1945 berasal dari tipe yang berbeda dari yang pernah diuji dampaknya oleh angkatan udara AS. Mereka tidak memberi Jepang waktu untuk menyerah dan memilih dua kota ukuran yang sama ukurannya. AS tidak berencana mecegah kerusakan yang parah di Hiroshima dan Nagasaki, misalnya dengan menggunakan bom konvensional saja, tapi mereka benar-benar bermaksud menghancurkan hampir setiap kota di Jepang dengan ledakan bom. Cukup aneh beberapa artikel mengenai "bom atom" jarang menyebutkan tentang pengeboman kedua yang dilakukan di Nagasaki (atau mengenai jumlah korban di sana) dan pada kenyataannya Jepang sesungguhnya tidak mampu untuk melawan serangan itu. Untuk menyerang pesawat pengebom itu saja mereka tidak bisa. Tetapi para pemimpin Jepang masih enggan untuk menyerah, bahkan setelah pengeboman yang kedua atas Nagasaki. Seandainya kaisar Jepang memerintahkan kepada pihak militer Jepang untuk menyerah sebelumnya, mungkin pengeboman itu tidak perlu terjadi.


● Almarhum Haji Muhammad (HM) Azharie adalah sosok kelahiran Palembang asli yang dulunya berdomisili di Jalan Fagih Usman Lr Tangga Raja RT 13 RW 03 No 308, 2 Ulu Laut Palembang. Sosok bapak 13 anak inilah dengan perannya sebagai saudagar Palembang yang hilir mudik Palembang - Bengkulu yang dengan kemurahan hatinya dan jiwa besarnya ikut berperan “menyembunyikan” sosok Bung Karno di kediamannya di 2 Ulu dan berkat jasanya pula, Bung Karno pada masa pengasingan di Bengkulu dapat “lolos” ke Jakarta via Palembang.


● Berdasarkan laporan John Perkins, maka Richard Nixon, Presiden AS ke-36, mengatakan Indonesia tidak boleh jatuh ke tangan Uni Soviet atau China. Bak gayung bersambut Korporatokrasi disambut kleptokrasi Rezim Orde Baru. Pola ini membuat konspirasi lingkaran setan utang pembangunan. Sebagian besar utang digunakan untuk membangun proyek infrastruktur yang dikerjakan korporatokrasi sekaligus memperkaya kleptokrasi. Kongkalikong korporatokrasi- kleptokrasi tampak dari proyek Paiton yang nilainya USD3,7 miliar.Harga listriknya 60% lebih mahal daripada di Filipina atau 20 kali dibandingkan di AS.


Padahal, Presiden Soekarno atau Bung Karno (BK) sangat antikorporatokrasi. Terbukti, sejak 1951 Bung Karno lewat kebijakannya (UU No 44/1960) membekukan konsesi minyak bumi bagi MNC.Pembekuan itu membuat tiga besar (Stanvac,Caltex, dan Shell) meminta negosiasi ulang.Tapi,Bung Karno mengancam,“ Saya berikan Anda waktu beberapa hari. Akan saya batalkan semua konsesi jika tak memenuhi tuntutan saya.”

Dana Paiton berasal dari utang yang disalurkan export credit agencies di Barat. Korupsi dimulai ketika 15,75% saham megaproyek tersebut disetor kepada kroni dan keluarga kleptokrasi. Pembebasan lahan sampai monopoli suplai batu bara dilakukan tanpa tender. Ternyata, nilai proyek Paiton tergelembungkan 72% dan Indonesia selama 30 tahun harus membayar ganti rugi 8,6 sen dolar AS per kwh sementara kemampuannya cuma 2 sen dolar AS.



● Kejahatan yang belum terbongkar paling besar (sedikitnya hingga tahun 1996) adalah ketika gerombolan dari militer Amerika dan beberapa warganegara sipil Jerman, mengambil cadangan emas milik negara Jerman pada tahun 1945 serta barang-barang lainnya yang bernilai sekitar 400 juta dolar.


● Paul Anderson, atlet angkat berat dari AS yang memenangkan medali emas pada tahun 1956, berhasil mengangkat barbel seberat 3.000 kilogram pada tahun 1957 hanya dengan punggung nya dan William Pagel, mengangkat barbel lebih berat 500 kilogram dari Paulus Anderson sambil menaiki dua-empat meter tangga.




● Manusia terkaya di dunia selama dua puluh tahun adalah tokoh terkemuka dari sebuah usaha pengiriman yaitu si introvert Daniel K Ludwig (1897-1992) yang mempunyai sejumlah kekayaan sedikitnya 3.000 juta dolar pada tahun 1977 (yang akan menjadi sekitar 12.000 juta dolar pada tahun 1997). Dia banyak mendermakan kebanyakan dari kekayaannya untuk riset penyakit kanker. Anda dapat membandingkannya dengan kekayaan Howard Hughes yang "hanya" 1.373 juta dolar pada tahun 1976. Sedangkan syeikh dari Kuwait berhasil menghasilkan kekayaan sejak tahun 1974 lebih dari 3.800 juta dolar setiap tahun dan seorang maharani dari India, sekitar dua kali lipat kekayaan Ludwig, sebelum pemerintah India menyatakan mengambil seluruh hartanya dengan cara menarik pajak. Si Maharani tersebut mempunyai gudang bawah tanah yang lengkap di dalam istana-istananya yang diisi dengan sejumlah emas dan batu permata. Kemudian pemerintah India menetapkan bahwa memiliki emas secara pribadi adalah ilegal, dan dia tidak pernah telat membayar pajak. Dia juga dikenal suka mengadakan pesta kaum jetset. Lalu adalah Sultan dari Brunei sebagai orang terkaya di tahun 1997 dengan kekayaan sekitar 38.000 juta dolar. Pada tahun 2007 tercatat William Gates III sebagai orang terkaya dengan jumlah kekayaan sekitar 56.000 juta dolar, jumlah tersebut adalah hartanya yang tersisa setelah ia dermakan hampir separuhnya yang pada tahun 2000 tercatat lebih dari 118.000 juta dolar. Ingvar Kamprad, seorang Swedia pendiri IKEA akhirnya menjadi orang paling kaya ke-4 pada tahun 2007 dengan jumlah kekayaan sekitar 33.000 juta dolar.


● Usia rerata dari pernikahan anak-anak perempuan di India pada tahun 1980 hanya 14,5 tahun.


● Internet dibuka untuk setiap orang pertama kali pada tanggal 30 April 1993 seperti www (World Wide Web) and link yang menjadi kunci kesuksesannya.


● Seorang Inggris yang mengalami tekanan buruk, akhirnya sadar kembali pada tahun 1997 setelah 8 tahun koma.


● Usia rerata dari pernikahan untuk anak-anak perempuan di Yaman atau Jemen (salah satu negera di tanah Arab) pada tahun 2005 adalah 14,3 tahun dan pada 1999 batasan usia tersebut ditetapkan dengan undang-undang pernikahan dari 15 tahun ke usia awal pubertas, sehingga anak-anak perempuan bisa dinikahi pada usia 9 tahun. Tetapi bagian yang benar-benar buruk adalah kebanyakan pernikahan-pernikahan tersebut diatur dengan tanpa memperhatikan perasaan mereka. Bahkan anak-anak perempuan tersebut banyak tidak mengetahui tentang sex (dengan alasan ajaran agama) sehingga pengalaman pertama mereka memasuki perawinan berakhir dengan suatu goncangan emosi!


● Mengenai keajaiban alam. Ada sebuah sungai yang terdapat di bawah tanah, terletak sedikit di bawah sungai Nil – ukurannya enam kali lebih besar dari sungai Nil. Sungai Nil sendiri dialiri 1360 juta meter kubik air setiap harinya.


● Air terjun yang paling tinggi di dunia adalah Salto del Angel di Venezuela yang tingginya 979 meter.


● Orang-orang yang melakukan penebangan pohon-pohon di dalam hutan (di kebanyakan negara) hanyalah untuk dijadikan kayu bakar atau membuka lahan pertanian baru. Pepohonan di hutan hujan berfungsi menahan air hujan di dalam tanah dan membersihkan udara untuk kita bernafas. Tetapi hutan yang gundul di beberapa negara-negara beriklim tropis akan mudah disapu air apabila hujan lebat yang bisa mengabiskan sumber ikan di pantai dan bisa mengubah tanah menjadi padang pasir. Di negara Haiti hutannya hijaunya tinggal 5%, juga di beberapa negara lainnya, bahkan lebih sedikit lagi. Sedangkan pohon tertinggi di dunia adalah redwood yang tingginya 113 meter, di AS.


● Burung yang dikenal sebagai merpati berjalan di atas tanah dari Amerika Utara telah dibunuh dari 5.000 sampai dengan 10.000 juta dalam 1880.


● Zaman es berikutnya akan datang kira-kira 100 sampai paling lama 4000 tahun, menurut variasi terakhirnya dan kita sekarang berada di bagian akhir dari masa hangat ke-20, yang dimulai bahwa tahun 9000 SM.


● Takhyul. Ditiadakannya jalur no.13 di dalam bangku pesawat udara, tidak ada penomoran lantai ke- 13 di beberapa negara (khususnya USA), tidak ada kamar nomor 13 di hotel-hotel dan raja Swedia menolak untuk makan bersama dengan 13 orang pada satu meja!


● Beberapa mitos palsu yang populer. Seperti kisah bajak laut di masa lalu dalam kenyataan sebenarnya hampir tidak pernah menyuruh tawanannya dengan "hukuman terjun ke laut" seperti yang sering ditampilkan di dalam cerita film. Dan hanya sedikit bajak laut yang mencari harta karun, karena para bajak laut biasanya hanya saling membagi barang rampasan dengan sesama temannya dan berfoya-foya menghabiskannya pada pelabuhan yang berikutnya. Jadi hampir tidak ada peta harta karun dalam kehidupan nyata. Kecuali kisah tentang tenggelamnya kapal Spanyol yang memuat emas.

Minggu, 11 September 2011

Kisah di Balik Kabbalah

“Keluaran” adalah judul kitab kedua dari Taurat. Kitab ini menceritakan bagaimana bani Israil, di bawah pimpinan Musa, meninggalkan Mesir dan melarikan diri dari kekejaman Fir’aun. Fir’aun memperbudak bani Israil dan tidak mau membebaskan mereka. Tetapi, ketika berhadapan dengan mukjizat yang ditunjukkan Allah melalui Musa, dan berbagai bencana ditimpakan kepada rakyatnya, Fir’aun melunak. Maka, suatu malam bani Israil berkumpul, dan memulai migrasi mereka keluar dari Mesir. Kemudian, Fir’aun menyerang bani Israil, tetapi Tuhan menyelamatkan mereka dengan mukjizat selanjutnya melalui Musa.

Tetapi, di dalam Al Quran lah kita menemukan kisah yang paling akurat tentang eksodus dari Mesir, karena Taurat telah mengalami banyak perubahan teks dari apa yang asalnya diturunkan kepada Musa. Sebuah bukti penting tentang ini adalah bahwa isi kelima kitab Taurat — Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, dan Ulangan — banyak yang saling bertentangan. Fakta bahwa kitab Ulangan ditutup dengan kisah kematian dan penguburan Musa merupakan bukti yang tak dapat disangkal bahwa bagian ini sudah pasti ditambahkan setelah kematian Musa.

Di dalam Al Quran, pada pengisahan tentang keluarnya bani Israil dari Mesir, sebagaimana juga pada semua kisah lain yang berhubungan dengannya, tidak ada sedikit pun pertentangan; kisah tersebut diceritakan kembali dengan jelas. Bahkan, seperti pada kisah-kisah lain, Allah mengungkapkan banyak kebijaksanaan dan rahasia di dalamnya. Karena itulah, ketika kita mengkaji kisah-kisah ini dengan cermat, kita dapat menarik banyak pelajaran dari mereka.

ANAK SAPI EMAS

Salah satu fakta penting sehubungan dengan eksodus bani Israil dari Mesir, sebagaimana diceritakan di dalam Al Quran, bahwa mereka mengingkari agama yang diturunkan Allah kepada mereka walaupun Ia telah menyelamatkan mereka dari kekejaman Fir'aun melalui Musa. Bani Israil tidak mampu memahami ajaran tauhid yang disampaikan Musa kepada mereka, dan terus cenderung kepada penyembahan berhala.

Al Quran menggambarkan kecenderungan yang aneh ini pada ayat berikut:

“Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu, maka setelah mereka sampai pada suatu kaum yang tetap meyembah berhala mereka, Bani Israil berkata: "Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)". Musa menjawab: " Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)".

Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Al A'raaf, 7: 138-139) !

Walau telah diperingatkan oleh Musa, bani Israil tetap dalam penentangan mereka, dan ketika Musa meninggalkan mereka, mendaki Gunung Sinai seorang diri, penentangan itu tampak sepenuhnya. Dengan memanfaatkan ketiadaan Musa, tampillah seorang bernama Samiri. Dia meniup-niup kecenderungan bani Israil terhadap keberhalaan, dan membujuk mereka untuk membuat patung seekor anak sapi dan menyembahnya.

“Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan bersedih hati. Berkata Musa: "Hai kaumku, bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Maka apakah terasa lama masa yang berlalu itu bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan dari Tuhanmu menimpamu, lalu kamu melanggar perjanjianmu dengan aku?".

Mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula Samiri melemparkannya", kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lobang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa." (QS. Thahaa, 20: 86-88)

Mengapa ada kecenderungan yang gigih di kalangan bani Israil untuk membangun berhala dan menyembahnya? Dari mana kecenderungan ini bersumber?

Sudah tentu, suatu masyarakat yang sebelumnya tidak pernah menyembah berhala tidak akan secara tiba-tiba berkelakuan bodoh seperti membangun patung dan menyembahnya. Hanya mereka yang memiliki kecenderungan alami terhadap berhala yang akan memercayai omong kosong semacam itu.

Namun, bani Israil dahulunya adalah kaum yang mengimani satu Tuhan semenjak masa leluhur mereka Ibrahim. Nama "bani Israil" atau "Anak-Anak Israil" pertama kali diberikan kepada putra-putra Ya'kub, cucu Ibrahim, dan setelahnya semua bangsa Yahudi merupakan keturunannya. Bani Israil telah menjaga iman tauhid yang mereka warisi dari leluhur mereka Ibrahim, Ishak, dan Ya'kub, 'alaihim salam. Bersama Yusuf as., mereka pergi ke Mesir dan memelihara monoteisme mereka dalam jangka waktu yang panjang, walaupun faktanya mereka hidup di tengah keberhalaan Mesir. Jelaslah dari kisah yang disebutkan di dalam Al Quran bahwa ketika Musa datang kepada mereka, bani Israil adalah kaum yang mengimani satu Tuhan.

Satu-satunya penjelasan untuk ini adalah bahwa bani Israil, betapapun banyaknya mereka menganut kepercayaan Monoteistik, terpengaruh oleh kaum pagan yang hidup bersama mereka, dan mulai meniru mereka, menggantikan agama yang dipilihkan bagi mereka oleh Allah dengan penyembahan berhala dari negeri-negeri asing.

Ketika kita mengkaji masalah ini di bawah keterangan catatan sejarah, kita amati bahwa sekte pagan yang memengaruhi bani Israil adalah yang terdapat di Mesir Kuno. Sebuah bukti penting yang mendukung kesimpulan ini adalah bahwa anak sapi emas yang disembah bani Israil saat Musa berada di Gunung Sinai, sebenarnya adalah tiruan dari berhala Mesir, Hathor dan Aphis. Dalam bukunya, Too Long in the Sun, penulis Kristen Richard Rives menulis:

Hathor dan Aphis, dewa-dewa sapi betina dan jantan bangsa Mesir, merupakan perlambang dari penyembahan matahari. Penyembahan mereka hanyalah satu tahapan di dalam sejarah pemujaan matahari oleh bangsa Mesir. Anak sapi emas di Gunung Sinai adalah bukti yang lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa pesta yang dilakukan berhubungan dengan penyembahan matahari…. 23

Pengaruh agama pagan bangsa Mesir terhadap bani Israil terjadi dalam banyak tahapan yang berbeda. Begitu mereka bertemu dengan kaum pagan, kecenderungan ke arah kepercayaan bidah ini muncul dan, sebagaimana disebutkan dalam ayat, mereka berkata, “Hai Musa, buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka memunyai beberapa tuhan (berhala).” (QS. Al A'raaf, 7: 138) Apa yang mereka ucapkan kepada Nabi mereka, "Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang." (QS. Al Baqarah, 2: 55) menunjukkan bahwa mereka memiliki kecenderungan untuk menyembah benda nyata yang dapat mereka lihat, sebagaimana yang terdapat pada agama pagan bangsa Mesir.

Kecenderungan bani Israil terhadap paganisme Mesir Kuno, yang telah kita gambarkan di sini, penting untuk dipahami dan memberi kita wawasan tentang perubahan dari teks Taurat dan asal usul dari Kabbalah. Jika kita pikirkan kedua topik ini dengan hati-hati, kita akan mencermati bahwa, pada sumbernya, ditemukan paganisme Mesir Kuno dan filsafat materialis.

DARI MESIR KUNO KE KABBALAH

bangsa Yahudi, dengan mengesampingkan peringatan ini, tertular dan mencampurkan tradisi suci yang mereka warisi dengan pemikiran-pemikiran yang sebagian dipinjam dari bangsa lain dan sebagian karangan mereka sendiri. Semasa Musa masih hidup, bani Israil telah mulai membuat tiruan dari berhala-berhala yang mereka lihat di Mesir dan menyembahnya. Setelah Musa wafat, makin sedikit yang menghalangi mereka dari penyelewengan lebih jauh ke kedurhakaan. Tentu saja, hal ini tidak terjadi pada semua orang Yahudi, tetapi sebagian mereka memang mengadopsi paganisme bangsa Mesir. Tentu saja, mereka meneruskan doktrin-doktrin kependetaan Mesir (para ahli sihir Fir'aun), yang menjadi pondasi bagi kepercayaan kaum itu, dan merusak keimanan mereka sendiri dengan memasukkan doktrin-doktrin ini ke dalamnya.

Doktrin yang dimasukkan ke dalam agama Yahudi dari Mesir Kuno adalah Kabbalah. Seperti sistem dari para pendeta Mesir, Kabbalah merupakan sistem esoterik, dan berlandaskan pada praktik sihir. Yang menarik, Kabbalah memberikan penuturan yang sangat berbeda tentang penciptaan daripada yang ditemukan di dalam Taurat, yakni penceritaan materialis, yang berdasarkan kepada gagasan Mesir Kuno tentang keberadaan kekal dari materi. Murat Ozgen, seorang Freemason berkebangsaan Turki, membahas topik ini sebagai berikut:

Jelaslah bahwa Kabbalah disusun bertahun-tahun sebelum keberadaan Taurat. Bagian paling penting dari Kabbalah adalah sebuah teori tentang pembentukan alam semesta. Teori ini sangat berbeda dengan kisah penciptaan yang diterima oleh agama-agama ketuhanan. Menurut Kabbalah, pada awal penciptaan, muncullah benda-benda yang disebut Sefiroth, artinya “lingkaran-lingkaran” atau “orbit-orbit”, yang mengandung baik sifat material maupun spiritual. Benda-benda ini berjumlah 32. Sepuluh yang pertama merepresentasikan massa bintang-bintang di angkasa. Keistimewaan Kabbalah ini menunjukkan bahwa ia berhubungan erat dengan sistem kepercayaan astrologis kuno…. Jadi, Kabbalah jauh dari agama Yahudi dan berhubungan erat dengan agama-agama kuno yang misterius dari Timur. 24

Dengan mengadopsi doktrin-doktrin materialis dan esoterik dari bangsa Mesir Kuno yang berlandaskan ilmu sihir ini, bangsa Yahudi mengabaikan larangan Taurat tentang hal itu. Mereka mengambil ritual sihir dari bangsa pagan lain dan seterusnya, Kabbalah menjadi doktrin mistis di dalam agama Yahudi, tetapi bertentangan dengan Taurat. Di dalam buku berjudul Secret Societies and Subversive Movements, penulis Inggris Nesta H. Webster menyatakan:

Seperti kita ketahui, Ilmu sihir telah dipraktikkan oleh bangsa Kanaan sebelum pendudukan Palestina oleh bani Israel; Mesir, India, dan Yunani juga memiliki tukang tenung dan peramal. Walaupun di dalam Hukum-Hukum Musa terkandung pelarangan atas ilmu sihir, bangsa Yahudi, dengan mengesampingkan peringatan ini, tertular dan mencampurkan tradisi suci yang mereka warisi dengan pemikiran-pemikiran yang sebagian dipinjam dari bangsa lain dan sebagian karangan mereka sendiri. Secara bersamaan, sisi spekulatif dari Kabbalah Yahudi meminjam dari filsafat Persia Magi, Neo-Platonis, dan Neo-Phytagorean. Maka, terdapat justifikasi bagi pendapat kelompok anti-Kabbalah bahwa apa yang kita kenal sebagai Kabbalah saat ini tidaklah murni asli dari Yahudi. 25

Ada ayat di dalam Al Quran yang merujuk kepada topik ini. Allah berfirman bahwa bani Israil mempelajari ritual persihiran setan dari sumber-sumber di luar agama mereka sendiri.

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir".

Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (QS. Al Baqarah, 2: 102) !

Ayat ini memperlihatkan bahwa kalangan tertentu bangsa Yahudi, walau mengetahui bahwa akan celaka di hari akhirat, mempelajari dan mengambil praktik-praktik sihir. Dengan demikian, mereka menyimpang dari hukum yang telah diturunkan Allah kepada mereka. Karena telah menjual jiwa mereka sendiri, terperosoklah mereka ke dalam paganisme (doktrin-doktrin sihir). “Mereka telah menjual diri” untuk sesuatu yang jahat, dengan kata lain, meninggalkan keimanan mereka.

Fakta-fakta yang diungkapkan dalam ayat ini menunjukkan sifat utama dari sebuah konflik penting dalam sejarah Yahudi. Pertarungan ini, pada satu sisi, adalah antara nabi-nabi yang dikirimkan Allah kepada bangsa Yahudi dan golongan Yahudi yang beriman yang menaati mereka, dan pada sisi lain, golongan Yahudi yang durhaka yang mengingkari perintah-perintah Allah, meniru-niru budaya pagan dari kaum di sekitar mereka, dan mengikuti praktik-praktik budaya tersebut, bukannya hukum Allah.

KABBALAH, DOKTRIN YANG BERTENTANGAN DENGAN KREASIONISME

Allah mengungkapkan di dalam Al Quran bahwa Taurat adalah sebuah kitab suci yang diturunkan sebagai cahaya bagi manusia:

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat, di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. (QS. Al Maidah, 5: 44)

Karenanya, Taurat, seperti Al Quran, adalah sebuah kitab yang berisi ilmu dan perintah yang berhubungan dengan topik-topik seperti keberadaan Allah, keesaan-Nya, sifat-sifat-Nya, penciptaan manusia dan makhluk lainnya, tujuan penciptaan manusia, dan hukum-hukum moral Allah bagi manusia. (Namun, sekarang Taurat asli ini tidak ada lagi. Yang kita dapati sekarang adalah versi Taurat yang telah “diubah-ubah” oleh tangan manusia).

Ada sebuah poin penting yang sama dimiliki Taurat yang asli dan Al Quran: Allah merupakan sang Pencipta. Allah itu mutlak, dan telah ada sejak waktu bermula. Segala sesuatu selain Allah adalah ciptaan-Nya, yang diciptakan-Nya dari ketiadaan. Dia telah menciptakan dan membentuk seluruh alam semesta, benda-benda langit, materi-materi tak hidup, manusia, dan semua makhluk hidup. Allah itu Maha Esa; Dia ada dengan sendirinya.

Berlawanan dengan kebenaran ini, terdapat penafsiran yang sangat berbeda di dalam Kabbalah, yakni "suatu racun teramat halus yang menyusupi dan memenuhi nadi agama Yahudi." Doktrinnya tentang Tuhan sepenuhnya bertentangan dengan “fakta penciptaan”, yang terdapat di dalam Taurat yang asli dan Al Quran. Dalam salah satu karyanya tentang Kabbalah, peneliti Amerika, Lance S. Owens, mengemukakan pendapatnya tentang kemungkinan asal usul doktrin ini:

Pengalaman kabbalistik menimbulkan beberapa pemahaman tentang Tuhan, yang kebanyakan menyimpang dari pandangan ortodoks. Prinsip paling inti dari kepercayaan bani Israil adalah persaksian bahwa “Tuhan kami satu”. Tetapi Kabbalah menyatakan bahwa sementara Tuhan ada dalam bentuk tertinggi sebagai suatu keesaan yang sepenuhnya tak terlukiskan — Kabbalah menamainya Ein Sof, yang tak berhingga — singularitas yang tak terpahami ini perlu menjelma menjadi banyak sekali bentuk ketuhanan: suatu pluralitas dari banyak Tuhan. Inilah yang oleh para pengikut Kabbalah dinamai Sefiroth, berbagai bejana atau wajah Tuhan. Para pengikut Kabbalah mencurahkan banyak meditasi dan spekulasi kepada misteri bagaimana Tuhan turun dari keesaan yang tak terpahami kepada pluralitas. Sudah tentu, citra Tuhan berwajah banyak ini memberi ruang untuk tuduhan sebagai politeistik, sebuah serangan yang dibantah para pengikut Kabbalah dengan penuh semangat, walau tak pernah sepenuhnya berhasil.

Tidak hanya Tuhan itu plural dalam teosofi Kabbalistik, tetapi sejak pemunculan pertamanya yang halus dari keesaan yang tak terpahami, Tuhan telah memiliki dwibentuk sebagai Lelaki dan Perempuan; sebentuk Ayah dan Ibu supernatural, Hokhmah dan Binah, merupakan bentuk-bentuk pemunculan Tuhan yang pertama. Para pengikut Kabbalah menggunakan metafor seksual yang terang-terangan untuk menjelaskan bagaimana persetubuhan dari Hokhmah dan Binah menghasilkan ciptaan yang lebih jauh…27

Ciri yang menarik dari teologi mistis ini adalah bahwa menurutnya manusia tidaklah diciptakan, tetapi dalam suatu cara bersifat ketuhanan. Owens menguraikan mitos ini:

Citra Tuhan yang kompleks… juga dilukiskan oleh Kabbalah memiliki sebuah bentuk yang uniter, antropomorfik. Menurut sebuah resensi Kabbalistik, Tuhan adalah Adam Kadmon: Manusia purba atau bentuk pola dasar pertama manusia. Manusia berbagi dengan Tuhan, baik kilauan cahaya ketuhanan yang hakiki dan tak diciptakan, juga bentuk yang organik dan kompleks. Persamaan aneh tentang Adam sebagai Tuhan didukung oleh sebuah sandi Kabbalah: nilai numeris dari nama Adam dan Jehovah dalam bahasa Ibrani (Tetragrammaton, Yod he vav he) adalah sama-sama 45. Jadi, dalam penafsiran Kabbalah, Jehovah sama dengan Adam: Adam adalah Tuhan. Dengan penegasan ini datanglah pernyataan bahwa semua manusia dalam perwujudan tertinggi menyerupai Tuhan. 28

Teologi ini tersusun dari mitologi paganisme, dan menjadi basis bagi kemerosotan agama Yahudi. Orang Yahudi pengikut Kabbalah melanggar batas-batas akal sehat sedemikian jauh sampai-sampai mereka mencoba membuat manusia menjadi tuhan. Apalagi, menurut teologi ini, selain bersifat ketuhanan, manusia hanya terdiri dari bangsa Yahudi; suku bangsa lain tidak dipandang sebagai manusia. Akibatnya, di dalam agama Yahudi, yang awalnya didirikan berdasarkan pengabdian dan ketaatan kepada Tuhan, mulailah doktrin yang rusak ini berkembang, dengan maksud untuk memuaskan arogansi bangsa Yahudi. Walaupun sifat dasarnya bertentangan dengan Taurat, Kabbalah dimasukkan ke dalam agama Yahudi. Pada akhirnya, Kabbalah mulai merusak Taurat itu sendiri.

Hal lain yang menarik tentang doktrin-doktrin Kabbalah yang rusak adalah kesamaannya dengan berbagai pemikiran pagan dari Mesir Kuno. Sebagaimana telah didiskusikan pada halaman-halaman sebelumnya, bangsa Mesir Kuno meyakini bahwa materi telah selalu ada; dengan kata lain, mereka menolak pemikiran bahwa diciptakan dari ketiadaan. Kabbalah menyatakan hal yang sama sehubungan dengan manusia; Kabbalah mengklaim bahwa manusia tidak diciptakan, dan mereka bertanggung jawab untuk mengatur keberadaan mereka sendiri.

Untuk diungkapkan dalam istilah modern: bangsa Mesir Kuno adalah materialis, dan pada dasarnya, doktrin Kabbalah dapat dinamai humanisme sekuler. Menarik untuk dicatat bahwa kedua konsep ini — materialisme dan humanisme sekuler — menguraikan ideologi yang telah mendominasi dunia selama dua abad ke belakang. Sungguh menggoda untuk mempertanyakan apakah ada kekuatan yang telah membawa doktrin Mesir Kuno dan Kabbalah dari tengah-tengah sejarah kuno ke masa kini.

Sejarah Tattoo

Tattoo atau ada yang menyebutnya tato adalah seni menggambar(i) denga media badan / kulit manusia. Meski dapat dikategorikan sebagai sebuah karya seni, Tattoo / tato seringkali dikonotasikan negatif oleh sebagian besar masyarakat kita. Terlepas dari itu disini saya akan sedikit menulis mengenai sejarah tattoo.

TATTOO berasal dari bahasa Tahiti “tatu” yang konon artinya tanda. Walaupun bukti-bukti sejarah tattoo ini tidak begitu banyak, tetapi para ahli mengambil kesimpulan bahwa seni tattoo ini udah ada sejak 12.000 tahun SM. Jaman dahulu tattoo semacam ritual bagi suku-suku kuno seperti Maori, Inca, Ainu, Polynesians, dll.Kalo kamu jalan-jalan ke Mesir, coba maen-maen ke pyramids, mungkin kamu bisa menemukan tattoo tertua di sana. Karena menurut sejarah, bangsa Mesir-lah yang jadi biang tumbuh suburnya tattoo di dunia. Bangsa Mesir kan dikenal sebagai bangsa yang terkenal kuat, so gara-gara ekspansi mereka terhadap bangsa-bangsa laen, seni tattoo ini juga ikut-ikutan menyebar luas, seperti ke daerah Yunani, Persia, dan Arab.

Apa alasan bagi suku-suku kuno di dunia membuat Tattoo? Bangsa Yunani kuno memakai tattoo sebagai tanda pengenal para anggota dari badan intelijen mereka, alias mata-mata perang pada saat itu. Di sini tattoo menunjukan pangkat dari si mata-mata tersebut. berbeda dengan bangsa Romawi, mereka memakai tattoo sebagai tanda bahwa seseorang itu berasal dari golongan budak, dan Tattoo juga dirajahi ke setiap tubuh para tahanannya. Suku Maori di New Zealand membuat Tattoo berbentuk ukiran-ukiran spiral pada wajah dan pantat. Menurut mereka, ini adalah tanda bagi keturunan yang baik. Di Kepulauan Solomon, Tattoo ditorehkan di wajah perempuan sebagai ritus untuk menandai tahapan baru dalam kehidupan mereka. Hampir sama seperti di atas, orang-orang Suku Nuer di Sudan memakai Tattoo untuk menandai ritus inisiasi pada anak laki-laki. Orang-orang Indian melukis tubuh dan mengukir kulit mereka untuk menambah kecantikan atau menunjukkan status sosial tertentu.

Tattoo alias Wen Shen atau Rajah smulai merambahi negara Cina sekitar taon 2000 SM. Wen Shen konon artinya “akupunktur badan”. perlu diketahui, sama seperti bangsa Romawi, bangsa Cina kuno memakaiTattoo untuk menandakan bahwa seseorang pernah dipenjara. Sementara di Tiongkok sendiri, budaya Tattoo terdapat pada beberapa etnis minoritasnya, yang telah diwarisi oleh nenek moyang mereka, seperti etnis Drung, Dai, dan Li, namun hanya para wanita yang berasal dari etnis Li dan Drung yang memilik kebiasaan mentato wajahnya. Riwayat adat-istiadat Tattoo etnis Drung ini muncul sekitar akhir masa Kedinastian Kaisar Ming (sekitar 350 tahun yang lalu), ketika itu mereka diserang oleh sekelompok grup etnis lainnya dan pada saat itu mereka menangkapi beberapa wanita dari etnis Drung untuk dijadikan sebagai budak. Demi menghindari terjadinya perkosaan, para wanita tersebut kemudian mentato wajah mereka untuk membuat mereka kelihatan kurang menarik di mata sang penculik. Meskipun kini para wanita dari etnis minoritas Drung ini tidak lagi dalam keadaan terancam oleh penyerangan dari etnis minoritas lainnya, namun mereka masih terus mempertahankan adat-istiadat ini sebagai sebuah lambang kekuatan kedewasaan. Para anak gadis dari etnis minoritas Drung mentato wajahnya ketika mereka berusia antara 12 dan 13 tahun sebagai sebuah simbol pendewasaan diri. Ada beberapa penjelasan yang berbeda, mengapa para wanita tersebut mentato wajahnya. Sebagian orang mengatakan, bahwa warga etnis Drung menganggap wanita yang ber-Tattoo terlihat lebih cantik dan para kaum Adam etnis Drung tidak akan menikahi seorang wanita yang tidak memiliki Tattoo di wajahnya. Di Indonesia Orang-orang Mentawai di kepulauan Mentawai, suku Dayak di Kalimantan, dan suku Sumba di NTB, sudah mengenal tattoo sejak jaman dulu. Bahkan bagi suku Dayak, seseorang yang berhasil “memenggal kepala” musuhnya, dia mendapat tattoo di tangannya. Begitu juga dengan suku Mentawai, tattoo-nya Tidak dibuat sembarangan. Sebelum pembuatan tattoo dilaksanakan, ada Panen Enegaf alias upacara inisiasi yang dilakukan di Puturkaf Uma (galeri rumah tradisional suku mentawai). Upacara ini dipimpin oleh Sikerei (dukun). Setelah upacara ini selesai, barulah proses Tattoo-nya dilaksanakan.

AWALNYA, bahan untuk membuat Tattoo berasal dari arang tempurung yang dicampur dengan air tebu. Alat-alat yang digunakan masih sangat tradisional. Seperti tangkai kayu, jarum dan pemukul dari batang. Orang-orang pedalaman masih menggunakan teknik manual dan dari bahan-bahan tradisional. Orang-orang Eskimo misalnya, memakai jarum yang terbuat dari tulang binatang. Di kuil-kuil Shaolin menggunakan gentong tembaga yang dipanaskan untuk mencetak gambar naga pada kulit tubih. Murid-murid Shaolin yang dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan simbol itu, dengan menempelkan kedua lengan mereka pada semacam cetakan gambar naga yang ada di kedua sisi gentong tembaga panas itu. Jauh berbeda dengan sekarang. Saat ini, terutama di kalangan masyarakat perkotaan, pembuatan Tattoo dilakukan dengan mesin elektrik. Mesin ini ditemukan pada tahun 1891 di Inggris. Kemudian zat pewarnanya menggunakan tinta sintetis (tinta tattoo).

Sejarah Pertempuran Kuno Thermopylae (Sparta vs Persia)

Pernah nonton film 300? Film itu diangkat dari komik grafis yag terinspirasi dari pertempuran kaum Sparta (Spartan) dengan Persia.

Sparta adalah kota pada zaman Yunani Kuno yang merupakan ibukota Laconia dengan kota terpenting Peloponesus di tepi Sungai Eurotas.

Negara kota ini didirikan oleh orang-orang Doria yang mengalahkan Laconia dan Messenia dan pada perkembangannya menjadi sangat kuat dan berkuasa.

Pada abad 7 SM,Sparta merupakan pusat kesusastraan namun sesudah tahun 600 SM ilmu kemiliteran yang lebih ditonjolkan. Anak-anak dari golongan berkuasa (Spartiate) dilatih menjadi militer.

Di bawah golongan militer adalah golongan perioeci (tukang dan pedagang) dan helot (budak-budak). Hanya kaum Spartiate yang memiliki hak hukum dan hak sipil.
Film 300 Spartan

Pertempuran Thermopylae adalah suatu pertempuran pada 480 SM antara aliansi negara-kota Yunani melawan invasi Kekaisaran Persia yang berlangsung di celah Thermopylae di Yunani tengah.

Walaupun jauh lebih sedikit jumlahnya,pasukan Yunani berhasil menahan Persia selama tiga hari pada pertempuran yang dianggap sebagai salah satu pertahanan terakhir paling terkenal ini.

Sejumlah kecil pasukan yang dipimpin oleh Raja Leonidas dari Sparta menghalangi satu-satunya jalan yang dapat dilalui oleh pasukan besar Xerxes I dari Persia.

Setelah tiga hari pertempuran,seorang penduduk lokal bernama Ephialtes berkhianat dengan membongkar jalur rahasia melalui pegunungan yang dapat dilalui untuk menembus garis pertahanan Yunani.

Pasukan Persia berhasil menguasai celah tersebut dengan menderita kerugian yang sangat besar,tak seimbang dengan kerugian yang diderita pasukan Yunani.

Thermopylae,Yunani

Celah Thermopylae adalah celah antara Gunung Oeta dan rawa-rawa sepanjang Teluk Mali,Yunani. Pada Celah Thermopylae inilah Leonidas bersama prajurit-prajuritnya dari Sparta dan sekutunya melawan tentara Persia (480 SM).

Hasilnya adalah kemenangan bagi Kekaisaran Persia,tapi memberi waktu bagi Yunani untuk mengkonsolidasikan pasukan mereka menjadi pasukan lengkap yang akhirnya mengalahkan Persia. Pertempuran ini menghambat majunya pasukan Persia.

Pihak-pihak yang terlibat.

1. Negara kota Yunani

Yunani Kuno adalah periode dalam sejarah Yunani yang berlangsung kurang lebih seribu tahun dan berakhir dengan munculnya agama Kristen.

Oleh sebagian besar sejarawan,peradaban ini dianggap merupakan peletak dasar bagi Peradaban Barat. Budaya Yunani merupakan pengaruh kuat bagi Kekaisaran Romawi,yang selanjutnya meneruskan versinya ke bagian lain Eropa.

Istilah “Yunani Kuno” diterapkan pada wilayah yang menggunakan bahasa Yunani pada zaman kuno.

Wilayahnya tidak hanya terbatas pada semenanjung Yunani modern,tapi juga termasuk wilayah lain yang didiami orang-orang Yunani,Siprus dan Kepulauan Aegean,pantai Aegean dari Anatolia (saat itu disebut Ionia),Sisilia dan bagian selatan Italia (dikenal dengan Magna Graecia),serta pemukiman Yunani lain yang tersebar sepanjang pantai Colchis,Illyria,Thrace,Mesir,Cyrenaica,selatan Gaul,timur dan timur laut Semenanjung Iberia,Iberia dan Taurica.

Peradaban Yunani Kuno sangat berpengaruh pada bahasa,politik,sistem pendidikan,filsafat,ilmu,dan seni,mendorong Renaisans di Eropa Barat,dan bangkit kembali pada masa kebangkitan Neo-Klasik pada abad ke-18 dan ke-19 di Eropa dan Amerika.

2. Persia Achaemenid

Kekaisaran Akhemeni (Bahasa Persia Kuno:Hakh?manishiya) (559 SM hingga 338 SM) adalah kekaisaran Persia pertama yang memerintah Iran dan negara-negara sekitarnya (Afganistan,Pakistan,Turki Barat,Irak,Arab Saudi Utara,Palestina,Yordania,Israel dan Lebanon.

Luas kekaisarannya diperkirakan seluas 7,5 juta km persegi. Nama Akhemeni berasal dari pendiri kekaisaran ini Akhemenes,tetapi teori ini diperdebatkan oleh para sejarawan hingga hari ini.

Raja-raja besarnya,Kurosh (Cyrus) dan Daryavaush (Darius) selalu menyebut diri dengan penuh kebanggaan sebagai keturunan Hakh?manish (Akhemenes),leluhur mereka.

Akhemeni pada mulanya adalah sebuah negeri naungan Kekaisaran Media,tetapi negeri ini berkembang dan berhasil menumpas dan mengakhiri hegemoni Media.

Kekaisaran Akhemenid kemudian berkembang hingga ke Mesir dan menaklukkan hampir semua jajahan Yunani. Namun begitu,kekaisaran Akhemenid diakhiri Alexander Agung dari Yunani.

Di bahasa Inggris dinasti mereka disebut Achaemenid,disadur dari istilah Yunani Αχαιμενιδης (Achaemenides),artinya ‘keturunan Achaemenes’.
Komandan

1. Leonidas

Leonidas (ejaan Inggris:[li???nid?s],[1] Yunani:Λεων?δας;“anak Lion”) adalah raja Sparta ke-17 dari dinasti Agiad,salah seorang anak dari Raja Anaxandridas II dari Sparta,yang dipercayai sebagai keturunan dari Heracles karena kekuatan dan keberaniannya.

Tanggal lahir Raja Leonidas tidak diketahui,namun ia diperkirakan meninggal di Pertempuran Thermopylae pada bulan Agustus,480 SM.

Leonidas merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Kakaknya bernama Dorieus dan adiknya bernama Cleombrotus,yang sempat memimpin kekuasaan selama beberapa saat setelah kematian Leonidas,sebelum akhirnya digantikan oleh Paunsanias,anak Cleombrotus.

Leonidas naik tahta menggantikan Cleomenes I,sekitar tahun 489 atau 488 SM. Ia menikah dengan anak Cleomenes,Gorgo. Namanya menjadi terkenal akibat perannya di pertempuran Thermopylae.

2. Xerxes

Xerxes yang Agung,juga dijuluki Xerxes I dari Persia,(bahasa Persia Lama:Xšay?rš?) adalah Raja Persia (bekuasa dari tahun 485–465 SM) dari dinasti Akhemenid. Xerxes adalah putra dari Darius I dari Persia dan Atossa,putri Cyrus yang Agung.
Korban Jiwa Selama Pertempuran

300 Sparta
900 Helot
700 Thespiae
400 Theban
20000 persian

Jumlah menurut Herodotus. Lainnya tak diketahui.

Beberapa pasukan di pihak Yunani harusnya terluka parah pada hari-hari pertama pertempuran karena tidak satu pihakpun dapat memenangi suatu pertempuran tanpa adanya kerugian.

Herodotus juga tak menyatakan berapa banyak pihak Theban yang tewas sebelum penyerahan mereka diterima.

Walaupun jumlah yang dinyatakan Herodotus tak tepat seperti standar sekarang,ia menampilkan angka-angka tersebut tanpa apologi yang umumnya digunakannya jika ia mendengar sesuatu dari orang lain,yang menandakan bahwa ia cukup mempercayai angka-angka tersebut.

Pertempuran Perang Persia diberi nama untuk lokasi mereka. Timeline berikut menunjukkan pertempuran besar dari Persia Wars (Perang Yunani-Persia) dalam urutan kronologis.

1. 502 SM –Naxos pemberontakan Ionia.

2. 500 SM –Pemberontakan Ionia di Asia minor.

3. 498 SM –Sardis. Persia dipimpin oleh Athena dan Aristagoras dengan sekutu menduduki Eretrian Sardis. Kota itu dibakar oleh orang-orang Yunani dan Persia dikalahkan. Ini adalah akhir dari keterlibatan Athena dalam pemberontakan Ionia.

4. 492 SM –Naxos. Persia menginvasi,penduduk melarikan diri,Persia membakar kota,tapi Delos diselamatkan.

5. 490 SM –Eretria. Persia di bawah Datis (kemudian dikalahkan di Marathon) menguasai kota dalam seminggu yang dibantu oleh pengkhianat. Penduduk diperbudak.

Asal Marathon: Konon,seorang Pheidippides berlari sekitar 25 kilometer,dari Marathon ke Athena,untuk mengumumkan kekalahan Persia. Pada akhir perjalanan ia meninggal karena kelelahan.

6. 481 SM –Liga Yunani melawan Persia,dengan Sparta yang bertanggung jawab atas tentara dan Athena dengan Angkatan Lautnya.

7. 480 SM –Pertempuran di Thermopylae.

8. 479 SM –Pertempuran di Salamis.

Peta pertempuran Salamis

Perang Persia (492-449 SM) yang bertempur di darat dan laut. Pertempuran Salamis adalah pertempuran laut yang menentukan. Ini Perang Persia yang mengikuti Pertempuran Thermopylae.

300 Spartan dan sekutu bertahan dengan gagah berani,tetapi sia-sia melawan pasukan yang jauh lebih unggul dari Persia. Setelah Thermopylae,pasukan Persia berhasil menghancurkan Athena.

Tapi saat Persia tiba,penduduk Athena telah diungsikan dan Yunani pemimpin pasukan militer untuk bersiap-siap mengepung Persia di Salamis.

Di antara komandan angkatan laut pasukan sekutu Persia adalah salah satu ratu yang terkenal dari sejarah kuno,Artemisia dari Halicarnassus.

Pada tahun 479 SM,Themistocles (sekitar 514-449 SM),seorang negarawan Athena,Athena armada yang ditempatkan di Salamis,pura-pura mundur,dan menarik angkatan laut Persia ke selat sempit di Salamis.

Disana,kapal Persia dan sekutu saling berhadapan dengan kapal Yunani. Persia digempur habis-habisan pada peretempuran laut ini yang kemudian dikenal sebagai Pertempuran Salamis.Akhirnya Persia dipaksa mundur.

Pertempuran Salamis adalah titik balik dalam Perang Persia dan menunjukkan supremasi angkatan laut Athena.

Pertempuran Plataea

Sebuah peta topografi,sungai,kota,dan jalan di sekitar Plataea,Yunani,menunjukkan rencana pertempuran Plataea,479 SM,di antara orang-orang Yunani dan Persia di bawah Xerxes I selama invasi kedua Yunani oleh Persia. Yang menentukan kemenangan Yunani mengakibatkan hilangnya kontrol teritorial oleh Persia di Attica dan Boeotia.
Akhir Invasi Persia Daratan Yunani.

Athena,yang bertanggung jawab atas Delian Liga,melanjutkan peneyrangannya untuk membebaskan kota-kota Ionia.

9. 478 SM
Sestus. Diambil oleh orang Athena. Awal Kekaisaran Athena.

Bizantium. Pausanias Spartan Siprus disampaikan sebagian besar dari kekuasaan Persia. Dia kemudian pergi ke Bizantium di mana ia melakukan hal yang sama.

Namun,ia menindas orang-orang Yunani di sana yang memimpin orang-orang Yunani timur untuk mencari perlindungan dari Athena.

10. 477 SM - Aristides bentuk Delian Liga.

11. 476-475 SM
Eion. Cimon ditangkap Persia.

Doriskos. Armada Athena berusaha untuk mengambil Doriscus. Kita tidak tahu hasilnya.

12. 468 SM –Eurymedon (Sungai). Cimon menelusuri Caria kota-kota pesisir dari kekuasaan Persia. Melawan Persia darat dan laut. Made selatan Asia Kecil,dari Caria ke Pamfilia,bagian dari federasi Athena.

13. 456 SM –Prosopitis. Yunani terdesak oleh Persia di Mesir. Mereka menyerah dan diizinkan untuk pergi.

14. 450/449 SM –Siprus,Salamis. Fenisia mendirikan otoritas Artahsasta di Siprus ketika Cimon dikirim untuk menangani mereka. Meskipun Cimon meninggal,orang-orang Yunani mencapai kemenangan ganda.

15. 449 SM –Ketenangan Callias.
Persia dan Athena menandatangani perjanjian damai.

Menelusuri Sejarah Perang Salib

Saat perang Salib, tentara Kristen, Jerman, Yahudi membantai orang Islam di jalan-jalan. Berbalik 180 derajat dengan perlakuan pasukan Islam terhadap pasukan Kristen. Simak akhlaq Salahuddin al-Ayyubi

“Pemandangan mengagumkan akan terlihat. Beberapa orang lelaki kami memenggal kepala-kepala musuh; lainnya menembaki mereka dengan panah-panah, sehingga mereka berjatuhan dari menara-menara; lainnya menyiksa mereka lebih lama dengan memasukkannya ke dalam api menyala. Tumpukan kepala, tangan, dan kaki terlihat di jalan-jalan kota. Kami berjalan di atas mayat-mayat manusia dan kuda. Tapi ini hanya masalah kecil jika dibandingkan dengan apa yang terjadi di Biara Sulaiman, tempat dimana ibadah keagamaan kini dinyanyikan kembali. Di sana, para pria berdarah-darah disuruh berlutut dan dibelenggu lehernya.”

Sepak Terjang Tentara Salib

Sampai abad ke-11 M, di bawah pemerintahan kaum Muslimin, Palestina merupakan kawasan yang tertib dan damai. Orang-orang Yahudi, Nasrani, dan Islam hidup bersama. Kondisi ini tercipta sejak masa Khalifah Umar bin Khattab (638 M) yang berhasil merebut daerah ini dari kekaisaran Byzantium (Romawi Timur). Namun kedamaian itu seolah lenyap ditelan bumi begitu Tentara Salib datang melakukan invasi.

Ceritanya bermula ketika orang-orang kekhalifahan Turki Utsmani merebut Anatolia (Asia Kecil, sekarang termasuk wilayah Turki) dari kekuasaan Alexius I. Petinggi kaum Kristen itu segera minta tolong kepada Paus Urbanus II, guna merebut kembali wilayah itu dari cengkeraman kaum yang mereka sebut “orang kafir”.

Paus Urbanus II segera memutuskan untuk mengadakan ekspedisi besar-besaran yang ambisius (27 November 1095). Tekad itu makin membara setelah Paus menerima laporan bahwa Khalifah Abdul Hakim-yang menguasai Palestina saat itu-menaikkan pajak ziarah ke Palestina bagi orang-orang Kristen Eropa. “Ini perampokan! Oleh karena itu, tanah suci Palestina harus direbut kembali,” kata Paus.

Perang melawan kaum Muslimin diumumkan secara resmi pada tahun 1096 oleh Takhta Suci Roma. Paus juga mengirim surat ke semua raja di seluruh Eropa untuk ikut serta. Mereka dijanjikan kejayaan, kesejahteraan, emas, dan tanah di Palestina, serta surga bagi para ksatria yang mau berperang.

Paus juga meminta anggota Konsili Clermont di Prancis Selatan-terdiri atas para uskup, kepala biara, bangsawan, ksatria, dan rakyat sipil-untuk memberikan bantuan. Paus menyerukan agar bangsa Eropa yang bertikai segera bersatu padu untuk mengambil alih tanah suci Palestina. Hadirin menjawab dengan antusias, “Deus Vult!” (Tuhan menghendakinya!)

Dari pertemuan terbuka itu ditetapkan juga bahwa mereka akan pergi perang dengan memakai salib di pundak dan baju. Dari sinilah bermula sebutan Perang Salib (Crusade). Paus sendiri menyatakan ekspedisi ini sebagai “Perang Demi Salib” untuk merebut tanah suci.

Mobilisasi massa Paus menghasilkan sekitar 100.000 serdadu siap tempur. Anak-anak muda, bangsawan, petani, kaya dan miskin memenuhi panggilan Paus. Peter The Hermit dan Walter memimpin kaum miskin dan petani. Namun mereka dihancurkan oleh Pasukan Turki suku Seljuk di medan pertempuran Anatolia ketika perjalanan menuju Baitul Maqdis (Yerusalem).

Tentara Salib yang utama berasal dari Prancis, Jerman, dan Normandia (Prancis Selatan). Mereka dikomandani oleh Godfrey dan Raymond (dari Prancis), Bohemond dan Tancred (keduanya orang Normandia), dan Robert Baldwin dari Flanders (Belgia). Pasukan ini berhasil menaklukkan kaum Muslimin di medan perang Antakiyah (Syria) pada tanggal 3 Juni 1098.

Sepanjang perjalanan menuju Palestina, Tentara Salib membantai orang-orang Islam. Tentara Jerman juga membunuhi orang-orang Yahudi. Rombongan besar ini akhirnya sampai di Baitul Maqdis pada tahun 1099. Mereka langsung melancarkan pengepungan, dan tak lupa melakukan pembantaian. Sekitar lima minggu kemudian, tepatnya 15 Juli 1099, mereka berhasil merebut Baitul Maqdis dari tangan kaum Muslimin. Kota ini akhirnya dijadikan ibukota Kerajaan Katolik yang terbentang dari Palestina hingga Antakiyah.

Teladan Shalahuddin Al-Ayyubi

Pada tahun 1145-1147 pecah Perang Salib II. Namun perang besar-besaran terjadi pada Perang Salib III. Di pihak Kristen dipimpin Phillip Augustus dari Prancis dan Richard “Si Hati Singa” dari Inggris, sementara kaum Muslimin dipimpin Shalahuddin Al-Ayyubi.

Pada masa itu, Kekhalifahan Islam terpecah menjadi dua, yaitu Dinasti Fathimiyah di Kairo (bermazhab Syi’ah) dan Dinasti Seljuk yang berpusat di Turki (bermazhab Sunni). Kondisi ini membuat Shalahuddin prihatin. Menurutnya, Islam harus bersatu untuk melawan Eropa-Kristen yang juga bahu-membahu.

Pria keturunan Seljuk ini kebetulan mempunyai paman yang menjadi petinggi Dinasti Fathimiyyah. Melalui serangkaian lobi, akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil menyatukan kedua kubu dengan damai.

Pekerjaan pertama selesai. Shalahuddin kini dihadapkan pada perilaku kaum Muslimin yang tampak loyo dan tak punya semangat jihad. Mereka dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Spirit perjuangan yang pernah dimiliki tokoh-tokoh terdahulu tak lagi membekas di hati.

Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad.

Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.

Salahuddin berhasil menghimpun pasukan yang terdiri atas para pemuda dari berbagai negeri Islam. Pasukan ini kemudian berperang melawan Pasukan Salib di Hattin (dekat Acre, kini dikuasai Israel). Orang-orang Kristen bahkan akhirnya terdesak dan terkurung di Baitul Maqdis. Kaum Muslimin meraih kemenangan (1187).

Dua pemimpin tentara Perang Salib, Reynald dari Chatillon (Prancis) dan Raja Guy, dibawa ke hadapan Salahuddin. Reynald akhirnya dijatuhi hukuman mati karena terbukti memimpin pembantaian yang sangat keji kepada orang-orang Islam. Namun Raja Guy dibebaskan karena tidak melakukan kekejaman yang serupa.

Tiga bulan setelah pertempuran Hattin, pada hari yang tepat sama ketika Nabi Muhammad diperjalankan dari Mekah ke Yerusalem dalam Isra’ Mi’raj, Salahuddin memasuki Baitul Maqdis. Kawasan ini akhirnya bisa direbut kembali setelah 88 tahun berada dalam cengkeraman musuh.

Sejarawan Inggris, Karen Armstrong, menggambarkan, pada tanggal 2 Oktober 1187 itu, Shalahuddin dan tentaranya memasuki Baitul Maqdis sebagai penakluk yang berpegang teguh pada ajaran Islam yang mulia. Tidak ada dendam untuk membalas pembantaian tahun 1099, seperti yang dianjurkan Al-Qur`an dalam surat An-Nahl ayat 127: “Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaran itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.”

Permusuhan dihentikan dan Shalahuddin menghentikan pembunuhan. Ini sesuai dengan firman dalam Al-Qur`an: “Dan perangilah mereka sehingga tidak ada fitnah lagi dan agama itu hanya untuk Allah. Jika mereka berhenti (memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan lagi, kecuali terhadap orang-orang yang zhalim.” (Al-Baqarah: 193)

Tak ada satu orang Kristen pun yang dibunuh dan tidak ada perampasan. Jumlah tebusan pun disengaja sangat rendah. Shalahuddin bahkan menangis tersedu-sedu karena keadaan mengenaskan keluarga-keluarga yang hancur terpecah-belah. Ia membebaskan banyak tawanan, meskipun menyebabkan keputusasaan bendaharawan negaranya yang telah lama menderita. Saudara lelakinya, Al-Malik Al-Adil bin Ayyub, juga sedih melihat penderitaan para tawanan sehingga dia meminta Salahuddin untuk membawa seribu orang di antara mereka dan membebaskannya saat itu juga.

Beberapa pemimpin Muslim sempat tersinggung karena orang-orang Kristen kaya melarikan diri dengan membawa harta benda, yang sebenarnya bisa digunakan untuk menebus semua tawanan. [Uskup] Heraclius membayar tebusan dirinya sebesar sepuluh dinar seperti halnya tawanan lain, dan bahkan diberi pengawal pribadi untuk mempertahankan keselamatan harta bendanya selama perjalanan ke Tyre (Libanon).

Shalahuddin meminta agar semua orang Nasrani Latin (Katolik) meninggalkan Baitul Maqdis. Sementara kalangan Nasrani Ortodoks–bukan bagian dari Tentara Salib-tetap dibiarkan tinggal dan beribadah di kawasan itu.

Kaum Salib segera mendatangkan bala bantuan dari Eropa. Datanglah pasukan besar di bawah komando Phillip Augustus dan Richard “Si Hati Singa”.

Pada tahun 1194, Richard yang digambarkan sebagai seorang pahlawan dalam sejarah Inggris, memerintahkan untuk menghukum mati 3000 orang Islam, yang kebanyakan di antaranya wanita-wanita dan anak-anak. Tragedi ini berlangsung di Kastil Acre. Meskipun orang-orang Islam menyaksikan kekejaman ini, mereka tidak pernah memilih cara yang sama.

Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin secara sembunyi-sembunyi berusaha mendatanginya. Ia mengendap-endap ke tenda Richard. Begitu tiba, bukannya membunuh, malah dengan ilmu kedokteran yang hebat Shalahudin mengobati Richard hingga akhirnya sembuh.

Richard terkesan dengan kebesaran hati Shalahuddin. Ia pun menawarkan damai dan berjanji akan menarik mundur pasukan Kristen pulang ke Eropa. Mereka pun menandatangani perjanjian damai (1197). Dalam perjanjian itu, Shalahuddin membebaskan orang Kristen untuk mengunjungi Palestina, asal mereka datang dengan damai dan tidak membawa senjata. Selama delapan abad berikutnya, Palestina berada di bawah kendali kaum Muslimin.

***

Perang Salib IV berlangsung tahun 1204. Bukan antara Islam dan Kristen, melainkan antara Takhta Suci Katolik Roma dengan Takhta Kristen Ortodoks Romawi Timur di Konstantinopel (sekarang Istambul, Turki).

Pada Perang Salib V berlangsung tahun 1218-1221. Orang-orang Kristen yang sudah bersatu berusaha menaklukkan Mesir yang merupakan pintu masuk ke Palestina. Tapi upaya ini gagal total.

Kaisar Jerman, Frederick II (1194-1250), mengobarkan Perang Salib VI, tapi tanpa pertempuran yang berarti. Ia lebih memilih berdialog dengan Sultan Mesir, Malik Al-Kamil, yang juga keponakan Shalahuddin. Dicapailah Kesepakatan Jaffa. Isinya, Baitul Maqdis tetap dikuasai oleh Muslim, tapi Betlehem (kota kelahiran Nabi Isa ‘alaihis-salaam) dan Nazareth (kota tempat Nabi Isa dibesarkan) dikuasai orang Eropa-Kristen.

Dua Perang Salib terakhir (VII dan VIII) dikobarkan oleh Raja Prancis, Louis IX (1215-1270). Tahun 1248 Louis menyerbu Mesir tapi gagal dan ia menjadi tawanan. Prancis perlu menebus dengan emas yang sangat banyak untuk membebaskannya.

Tahun 1270 Louis mencoba membalas kekalahan itu dengan menyerang Tunisia. Namun pasukannya berhasil dikalahkan Sultan Dinasti Mamaluk, Bibars. Louis meninggal di medan perang.

Sampai di sini periode Perang Salib berakhir. Namun, beberapa sejarawan Katholik menganggap bahwa penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad II Al-Fatih dari Turki (1453) juga sebagai Perang Salib. Penaklukan Islam oleh Ratu Spanyol, Isabella (1492), juga dianggap Perang Salib.*

Georgy Konstantinovich Zhukov : Hero of Soviet Union

Menyebut daftar komandan perang terbesar sepanjang masa tentu kita tidak akan melupakan name Georgy Konstantinovich Zhukov. Pria yang hidup antara 1896 hingga1974 ini populer dalam PD II.

Zhukov masuk dinas militer Tentara Kerajaan Rusia melalui dinas wajib militer di Divisi Kavaleri pada usia 19 tahun. Saat itu tahun 1915 dan dunia tengah masuk dalam kancah PD I. Dalam perang ini Zhukov mendapat dua kali penghargaan Salib Santo George dan dipromosikan pada jabatan opsir nonkomisioner berkat keberaniannya di medan perang.

Antara tahun 1920-1930, Zhukov melaksanakan penugasan militer sebagai wakil Soviet dalam pengawasan perang sipil di negeri itu. la menjadi komandan reimen tahun 1923 dan meningkat lagi dengan menjadi komandan brigade di tahun 1930. Ketertarikannya dalam strategi perang khususnya menyangkut pertem­puran tank (armoured warfare) mendo­rongnya untuk terns memperdalam ilmu dan menjadikannya seorang komandan

Ketika peristiwa Great Purge atau pembantaian besar-besaran di kalangan Tentara Merah (Red Army) tahun 1938-1939, Zhu­kov selamat. Ia bahkan kemudian mendapat kepercayaan menjadi komandan pasukan Soviet-Mongolia pertama. Pasukannya bertempur melawan Tentara Kwantung, Jepang di perbatasan Mongolia dengan yang dikuasai negeri sakura. Pasukan yang harus dihadapi Zhukov tidak main-main karena Jepang mengerahkan 80.000 prajurit berikut 180 kendaraan lapis baja dan 450 pesawat tempur.

Meski demikian, dengan taktik penye­rangan pasukan tank dibantu infanteri dan artileri, Zhukov berhasil merontokkan moral pasukan Jepang hanya dalam waktu seminggu. Untuk mengimbangi kekuatan Jepang, Zhukov meminta tambahan pasukan. Kemudian is memerintahkan penyerangan secara frontal dan mengapit musuh dari duasisi. Langkah yang dilakukan Zhukov terbilang langkah yang sangat berani dan berisiko. Namun, karena itu pula sebenarnya Zhukov berhasil meraih kemenangan puncak dalam Per­tempuran Halhin Gol.

Berkat kemenangannya melawan Jepang, Zhukov mendapat penghargaan medali dan dinyatakan sebagai pahlawan Soviet. Meski demikian, prestasi Zhukov tidak terlalu menggaung di kancah dunia karena pada saat bersamaan PD 11 mulai pecah. Tahun 1940 Zhukov mendapat promosi lagi dan memperoleh pangkat jenderal. Zhukov menjadi Kepala Staff jenderal Tentara Merah pada januari hingga Juli 1941.

Sebagaimana disebut di muka, nama Zhukov harum dalam palagan PD II. Ini dimulai ketika pasukan Nazi jerman melakukan serangan besar-besaran ke, So­viet. Memang agak kontroversial juga karena secara karir Zhukov dicopot dari jabatan tertingginya pada saat kepala pemerintahan dipegang oleh Stalin. la kemudian dikirim ke Distrik Militer Pemberontakan rakyat yang dipicu oleh kelompok non-komunis atau disebut Kaum Rusia Putih yang melahirkan Perang Saudara di Rusia antara 1918-1920 juga menjadikan Zhukov sebagai salah satu pahlawan perang yang cemerlang. Dalam perang tersebut is mendapatkan penghar­gaan Order of the Battle Red Banner.

Erwin Rommmel : Momok Bagi AS dan Inggris

Selama PD II Jerman memang banyak memiliki panglima perang berkualitas jempolon. Salah satunya adalah adalah Erwin Rommel. Kehebatan taktik perang pria asli Jerman ini membuat Jenderal yang disegani baik oleh Inggris maupun AS.

Lahir di Heidenheim, sekitar Ulm Jerman, Erwin Rommel bukan keturunan militer. Ia berasal dari rakyat sipil kalangan menengah. Perjalanan militernya dimulai saat Rommel mendaftar sebagai kadet pada sekolah infanteri di Danzig (Danzig Infan School) pada tahun 1910.

Dua tahun kemudian Ia ditempatkan dalam unit operasional dengan pangkat letnan. Seperti umumnya perwira-perwira muda jaman itu, Letnan Erwin Rommel juga ikut terlibat dalam PD I. Antara tahun is ditempatkan di Perancis dan dianugerahi medali Iron Cross kelas satu. Prestasi yang lumayan menyolok justru diperlihatkan menjelang akhir PD I di Italia. Kala itu la berhasil memimpin kompinya merebut posisi yang diduduki musuh dan menawan personel plus 80 pucuk beragam persenjataan. Atas keberaniannya pemerintah Jerman kembali memberi bintang jasa yaitu Sebuah penghargaan tertinggi

Masa damai antara PD I dan PD II di­gunakan Rommel untuk menulis buku tentang taktik pertempuran inf anteri. Buku ini diberi judul Infanterie Greift (Infantry Attack). Buku tersebut menarik perhatian Adolf Hitler yang mulai muncul sebagai penguasa barn Jerman dengan partai Nazi­nya. Lantaran dianggap cukup berbakat, sang Fuhrer kemudian merekrut Erwin Rommel sebagai komandan pengawal pribadinya. Posisi tadi tetap dipegang hing­ga Jerman rampung menggelar invasi ke Polandia, Kesuksesan operasi ke Polandia rupa­nya menarik hati Rommel untuk kembali ke medan tempur. la langsung meminta Hitler untuk menempatkan dirinya ke he­satuan operasional.

Ketika Jerman me­lancarkan serbuan ke Perancis (Mei 1940), Erwin Rommel resmi mengepalai Divisi Lapis baja ke-Tujuh (7 Panzer Division). Prestasi besar langsung ditunjukkan dalam penugasan pertama ini. Divisi yang dipim­pinnya ikut ambil bagian dalam serbuan melalui Sungai Meuse. Pasukan Rommel menerobos hutan di kawasan Ardennes, dan akhirnya memotong kekuatan pasukan Inggris-Perancis di Selatan dan Utara sampai ke Somme. Dalam serbuan ini Rom­mel berhasil menawan 100.000 prajurit lawan plus 450 unit tank. Sementara ia sendiri menderita kerugian 2.500 prajurit gugur dan 42 tank hancur.
Gurun Pasir

Rampung di Eropa, Hitler memu­tuskan menggeser Rommel ke Afrika Utara. Di sini ia ditugaskan mendukung pasukan Italia yang telah terdesak oleh Inggris. Di bawah benders Afrika Korps DAK, Rommel bertempur cuma dengan modal dua divisi. Toh kekuatan pas-pasann ia mampu memukul balik Inggris dalam tempo 30 hari. Bahkan lebih jauh lagi sanggup mengepung ke­kuatan lawan di sekitar Tobruk yang ter­letak 160 km di belakang garis pertem­puran

Tarik-ulur kekuatan antara Inggris yang kemudian belakangan dibantu AS pun terjadi. Begitu cerdik Rommel di la­pangan, sampai-sampai Inggris mesti rela mengganti panglima. perangnya di front Afrika (Montgomery). Kiprah Rommel di Afrika berakhir Maret 1943 tatkala ia jatuh sakit setelah berhasil menyudutkan pa­sukan Montgomery di sekitar Medenine. Kondisi ini membuatnya mesti pulang ke Jerman.

Begitu sembuh Hitler langsung mem­berinya tugas sebagai komandan grup B AD Jerman (Army Group B). Jabatan ini berada di bawah otoritas salah satu jenderal besar Nazi, Von Rundstedt. Tanggung jawab Rom­mel adalah mengurus pertahanan di wilayah Perancis dalam menghadapi kemungkinan serbuan sekutu. Pada intinya Rommel diserahi tugas mengurus sistem pertahanan Nazi yang diberi label Atlantic Wall. Pada akhirnya Sekutu memang berhasil menggelar pendaratan di Pantai Norman­din, Perancis, 6 Juni 1944. Enam minggu setelah pendaratan, 17 Juli 1944, tanpa disangka kendaraan yang ditumpangi Rommel mendapat serangan dari pesawat pemburu sekutu. Akibat serangan itu ia terluka cukup parah.

Ironisnya, dalam kondisi masih dalam taraf penyembuhan, Hitler malah menuduh Rommel terlibat dalam persekongkolan pembunuhan Hitler. Sang Fuhrer pun pada akhirnya menjatuhkan dua pilihan hukuman beret. Pertama, bunuh diri dan kedua, dipermalukan di depan publik. Rommel memilih jalan pertama. Tubuh jagoan perang ini terbujur kaku setelah racun sianida menjalar ke seluruh organnya. Sebagai imbalan, Hitler menobatkan Rommel sebagai pahlawan dan mendapat upacara penguburan seperti layaknya seorang pahlawan. Secara aktif sebenarnya Erwin Rommel tak pernah terlibat langsung dengan persekongkolan itu. Tapi ia memang sempat mendengar bakal terjadi upaya pembunuhan terhadap Hitler dan info itu tak pernah disampaikan ke Sang Fuhrer.

Rommel bukanlah seorang inovator seperti Guderian. Ia bukan pula jenderal yang pernah memimpin pasukan berskala besar macam Manstein. Tapi untuk urusan di lapangan, Rommel tergolong jempolan. Di Afrika Utara ia mampu memompa semangat tempur para prajuritnya melawan musuh yang jumlahnya lebih besar. Kunci kehebatan Erwin Rommel terletak pada kecepatannya bereaksi saat berhadapan dengan suatu masalah.

Heinz Wilhelm Guderian : Bapak Perang Tank

Heinz Wilhelm Guderian dikenal sebagai pionir dari perang lapis baja. Namun siapa sangka, pria kelahiran Prussia ini memulai perjalanan karir militernya justru sebagai projurit infanteri bukan dari unit lapis baja.

Banyak tokoh-tokoh militer semasa PD II merupakan veteran prajurit semasa PD I. Salah satu di antaranya adalah Heinz Wilhelm Guderian. Guderian, begitu biasa disebut, memulai kehidupan militernya dalam unit komunikasi pasukan Jerman selama PD I. Hal ini pula yang lantas menyadarkannya betapa penting unsur komunikasi dalam memenangkan sebuahpertempuran. Ketika pertempuran di Verdun pecah 1916, Guderian masuk sebagai staf di satuan Crown Prince. Pertempuran ini membawa hikmah tersendiri. Baginya pertempuran darat di masa mendatang bakal digelar dengan cara lain. Bukan lagi dalam bentuk perang parit.

Antara PD I dan PD II Guderian betul-betul tekun mempelajari teori pertempuran yang ditulis oleh dua orang Inggris yaitu Liddell Hart dan Fuller. Ia benar-benar terkesan dengan konsep mereka bahwa satuan lapis baja bermotor merupakan unsur utama pasukan darat dan bukan cuma sekedar pendukung gerakan infanteri. Pada masa itu Guderian memangku jabatan sebagai komandan sebuah batalion bermotor AD Jerman. Di sela-sela kesibukannya ia menyempatkan dirt untuk menulis buku berjudul Achtung-Panzer! Isinya tak lain merupakan analisa tentang kesuksesan dan kegagalan Sekutu saat memakai elemen lapis baja dalam PD I.

Ketika Adolf Hitler mulai memegang kekuasaan di Jerman, Guderian dianggap sebagai salah satu orang militer berbakat dan idenya cukup membuat hati sang fuhrer tertarik. Tahun 1935 ia dipromosikan menjadi komandan divisi lapis baja ke-2 AD Jerman 2nd Panzer Division). Promosi ini sekaligus jadi pembuka jalan baginya untuk menerapkan segala ide tentang satuan lapis baja yang ada di kepalanya.
Manuver Kecepatan

Terobosan-terobosan yang dilakukan dalam membangun unit-unit lapis baja AD Jerman membuat karir militer Guderian melejit makin cepat. Ketika Hitler meme¬rintahkan penyerbuan ke Polandia (1939), ia memimpin korps lapis baja ke-19 AD Turman (XIX Panzer Corps). Satuan lapis baja ini kembali dilibatkan dalam serbuan ke Perancis tahun 1940.

Berbekal semua pengetahuan yang di¬miliki sebelumnya, macam kerapian komunikasi, pelajaran Sekutu semasa PD I plus kecepatan gerak, Jerman berhasil men¬jebol garis pertahanan Sekutu di Perancis. Pasukan lapis baja Guderian bergerak secepat kilat merangsek menyeberangi Sungai Meuse, Sedan tanpa menunggu dukungan jembatan ponton dari satuan-satuan zeni AD Jerman.

Manuver kilat Guderian ini membuat kekuatan darat Sekutu terbelah due den pasukan yang dipimpinnya sudah mencapai garis pantai Perancis hanya dalam tempo delapan hart. Perancis sendiri bisa dikuasai Jerman hanya dalam waktu enam minggu kampanye militer. Sebagai ganjaran etas kehebatannya di lapangan, Hitler kembali mempromosikan pangkat Guderian menjadi Kolonel-Jenderal. Pangkat ini satu tingkat lebih tinggi ketimbang field-mar-shal.

Biarpun sudah menjadi perwira tinggi, Guderian tetap diperintahkan untuk turun langsung ke lapangan. Medan tempur yang dilakoninya kali ini adalah Rusia. Dalam operasi ini ia memegang satu grup dari empat grup Panzer yang dimiliki Jerman. Unit yang dipimpinnya ini mengusung name Panzer-armee Guderian atau kemudian lebih dikenal dengan kode 2,d Panzer Army.
Seperti saat bertugas di Eropa Barat, Guderian juga bermain dengan unsur kecepatan. Dalam waktu singkat pasukan¬nya mampu masuk ribuan kilometer ke dalam wilayah Rusia. Enam minggu kemudian pasukan panzer Guderian sudah sampai 200 km dari ibukota Rusia, Mos¬kow. Gerakan cepat menembus pertahanan lawan yang dilakukan Guderian ini membuat ia kerap dijuluki prajuritnya dengan sebutan “hurry-on Heinz”.
Terganjal Hitler

Kesempatan buat merebut ibukota Rusia rupanya dianggap sepi oleh Hitler. Sang fuhrer berkeinginan untuk menggeser pasukan panzer Guderian ke front Selatan. Guderian kurang setuju dengan keputusan ini. Friksi di antara keduanya memuncak menyusul serangan balik dari Rusia.

Sebagai puncaknya, sejak Februari 1943 Hitler akhirnya memindahkan posisi Guderian tak lebih sebagai inspektor untuk seluruh unit-unit Panzer. Suatu posisi yang otomatis memutus meta rantai Guderian dengan pasukannya. Sejak saat itu hubungan keduanya tak pernah pulih lagi. Upaya Hitler mengangkat Guderian sebagai kepala staff (chief of the general staff) setelah insiden percobaan pembunuhan sang fuhrer pada Juli 1944 tak bisa membangkitkan semangat perang Guderian. Tepat 21 Maret 1945 ia mengun¬durkan dirt dari jabatannya. setelah Jerman jatuh, AS menggiring Guderian sebagai penjahat perang. Namun demikian Sekutu tak pernah menjatuhkan sangsi apapun. Bapak perang tank asal Jerman ini wafat 14 Mei 1954. Selama hayatnya ia sempat melansir tujuh buku tentang taktik perang darat.
“Keep Advancing”

Bisa jadi Heinz Wilhelm Guderian merupakan tipikal orang lapangan sejati. Saat memimpin pasukannya la kerap eradatepat di belakang unit-unit pendobrak. Baginya komunikasi adalah segala-galanya. Dungan demikian make segala informasi, mulai dari markas besar, staf-staf bawahannya, sampai perkembangan situasiterkini bisadidapatnya dengan cepat. Di lapangan Guderian punya sejumlah ciri khas tersendirl. Ke manapun ia bergerak, sebuah kendaraan komunikasi lengkap dengan perangkat Enigma selalu mengikutinya. Bagi anak buahnya, perintah Guderian selalu bisa ditebak. “Keep advanc-ing” (terus maju), begitulah perintah yang biasa meluncur dari mulutnya.

Dari Panglima Tuthmosis Mesir Kuno Hingga Jenderal George Patton Jr.

Sejak masa lalu tatkala orang mulai mengenal peperangan yang terorganisasi, maka yang namanya pimpinan atau komandan atau panglima merupakan suatu kebutuhan, bahkan keharusan. Setiap peperangan pasti memerlukan pemegang komando atau commander untuk mengatur, mengarahkan, dan memimpin serangan maupun pertahanan. Karena itu tak heran apabila ada pameo yang intinya dalam peperangan tak ada prajurit yang jelek, yang ado hanyalah jenderal yang jelek.

Dalam sejarah, catatan tertulis pertama dari suatu perang terpimpin adalah dari pertempuran di Megiddo, tahun 1469 SM. catatan ini secara khusus sudah menunjuk bahwa tentara Mesir yang dipimpin Fir’aun pendekar perang Tuthmosis mencapai kemenangan bukan hanya karena taktik bertempurnya yang bogus, tetapi juga berkat kemampuannya mengatur sistem komunikasi aba-aba di tengah berkecamuknya pertempuran. Tanga ada yang menentukan dan mengatur sistem tersebut, maka kemungkinan besar tentara Mesir tidak akan menang dalam pertempuran dengan musuh-musuhnya di Palestine Utara tersebut.

Perkembangan dari waktu ke waktu juga menunjukkan pemimpin dalam perang pun selalu berubah-ubah. Apabila dulunya para panglima langsung dipegang oleh para raja Iskandar Agung, Xerxes, Hannibal d1l), maka ketika zaman menganggap raja juga pimpinan erohanian atau imam, maka komandan perang digantikan orang lain. Biasanya raja menunjuk anggota keluarganya atau kawan dekatnya untuk mewakilinya menjadi panglima perang. Namun tatkala posisi panglima dinilai terlalu berisiko dalam pertempuran, maka kedudukannya di medan pertempuran pun dapat diwakilkan kepada orang-orang kepercayaannya. Kalau pun orang-orang ini belum mahir dalam memimpin tentara, maka mereka akan diajari seni berperang, Frederik Agung dari Prussia (1712-86) merupakan tokoh pembaharuan dalam bidang kemiliteran ini, termasuk antisipasinya terhadap konsep bahwa “perang adalah kepanja¬ngan dari diplomasi.” Meskipun pandangan dan tindakannya memodernkan kemiliteran, namun die sendiri sebagai raja masih suka memimpin sendiri tentaranya di medan perang melawan musuh-musuhnya seperti Austria, Russia, Perancis, dan Saxony.

Begitu pula salah satu pang-lima militer paling jenius da¬lam sejarah, Napoleon Bona¬parte, sewaktu telah menjadi kaiser Perancis pun masih memimpin sendiri peperangan di medan, termasuk petua¬langannya yang gagal ke Mos¬kwa serta pertempurannya yang terakhir di Waterloo. Na¬mun pada mesa-mesa itu, banyak jenderal serta laksa¬mana brilian yang muncul dan memimpin langsung pasukan di ajang pertempuran. Nama¬nama seperti Wallenstein, Suvarov, Nelson, Clive, Ney, von Moltke, Sherman, Bolivar, dan lain-lainnya berkibar dari berbagai medan peperangan. Mereka inilah jenderal yang bersama-sama tentaranya terjun masuk lumpur, bukan hanya memerintah dari tempat aman dan nyaman saja.
Masa depan?

Sampai masa Perang Perancis – Prussia tahun 1870, raja dan para pangeran masih memegang komando dan memimpin langsung pertempuran di lapangan, sesuai dengan pemikiran feodal waktu itu bahwa faktor keningratan merekalah yang mampu melaksanakan otoritas. Pangeran Ruprecht dari Bavaria yang memimpin salah satu Grup Tentara Jerman pada tahun 1918 adalah tinggalan terakhir dari sistem lama tadi. Padahal negara besar lain seperti AS dan Kerajaan Inggris waktu itu sudah lama meninggalkan paham seperti itu. Mereka merintis dan mengedepankan para pemimpin militer profesional untuk memimpin tentara mereka. Apa yang dijalankan mereka ini kemudian diikuti oleh semua negara modern lainnya. Sekalipun begitu, pernah timbul godaan di Inggris untuk kembali ke sistem feodal tatkala PM Churchill mengalami krisis pada pertengahan 1942, dengan keluarnya usul dari parlemen agar Duke of Gloucester diangkat sebagai panglima tertinggi.

Perkembangan kepemimpinan profesional yang memunculkan nama-nama besar sebagai greatest military commanders terus berlangsung hingga masa sekarang tatkala perang konvensional masih terjadi, seperti PD I dan II, Perang Korea, Perang Timur Tengah, dan Perang Vietnam. Nama-nama seperti Ludendorff, Von Mannerheim, Foch, Zhukov, Montgomery, Rommel, Manstein, Yamashita, Patton, Mac Arthur, Eisenhower, Guderian, Giap, Dayan, Schwarzkopf, dan lain-lain terpatri kuat dalam sejarah kemiliteran dunia. Mountbatten dalam PD II juga memperoleh tempat terhormat, tetapi ini memang dari kemampuan profesionalnya dan bukan karena kaftan dengan kebangsawanannya.

Mengingat sifat peperangan dewasa ini, apakah pada masa depan akan dihasilkan lagi nama-nama besar seperti pada masa¬masa lalu ? Apabila menilik sifat peperangan dewasa ini, maka sejauh peperangannya lebih merupakan konflik gerilya seperti yang terlihat di berbagai bagian dunia, termasuk di Irak dan Sri Lanka scat ini, maka tampaknya nama-nama besar tak akan ada lagi. Boleh jadi local military heroes tetap akan muncul seperti Che Guevara, tetapi mereka ini tidak lagi mengalami kesempatan seperti yang dilakoni para panglima pada masa lalu. Setidaknya mereka tidak lagi dapat menampilkan ke¬jeniusan dalam skala sebagaimana yang dikenyam para pendahulu. Sementara itu seandainya peperangan besar masa depan sampai dilakukan dengan senjata nuklir, maka dapat dipastikan tidak akan ada pemimpin besar militer yang akan dihasilkan. Sebab para panglima memimpin peperangan hanya dari ruang operasi dan tidak lagi bersama-sama prajuritnya mengendarai tank dan berkubang di medan perang.
Bermacam kriteria

Banyak ulasan mengenai siapa yang patut untuk dimasukkan sebagai greatest military leaders dalam sejarah. Buku biografi tentang mereka pun banyak diterbitkan, baik berupa biografi perorangan maupun kumpulan dari banyak figur ternama. Buku kumpulan biografi seperti itu cukup banyak meski dengan judul berlainan, seperti The War Lords, Masters of the Battlefields, The World’s Greatest Military Leaders, Generals ini Muddy Boots, A Historical Dictionary of Military Leaders, dan lain-lainnya. Tetapi yang menarik adalah perbedaan pandangan dari para penyusunnya, mengenai kriteria tokoh-to¬koh militeryangpantas mereka cantumkan dalam buku masing-masing. Pandangan subyektif tentu mengemuka. Tetapi figur yang pasti diterima bersama pun lebih banyak lagi. Karena itu apa yang diseleksi untuk Angkasa Koleksi edisi ini pun lebih didasarkan dari figur yang telah diterima umum sebagai the greatests, ditambah beberapa nama dari local heroes yang ada dalam sejarah nasional kita sendiri.

Kriteria para penulis atau sejarawan militer untuk menentukan the greatest bagi figur-figur militer tadi umumnya didasarkan berbagai unsur penilaian. Seperti apakah ukurannya hanya dilihat dari kesuksesan atau kejayaan sebagai panglima ? Kenyataannya tidaklah sesederhana itu, seperti terlihat pada contoh dua figur jenderal terhebat dalam sejarah, Napoleon Bonaparte dan Robert E. Lee. Mereka pada akhirnya tidak berjaya, malah gagal dan kalah dalam perang. Begitu pula ukuran pengalaman atau pun pendidikan dan latihan sebagai tentara profesional amat penting. Tetapi lihatlah contoh dalam sejarah, seperti Jeanne d’Arc atau pun Oliver Cromwell yang mencapai kemasyhuran karena kemenangan perang mereka, yang bahkan mengubah sejarah secara signifikan. Padahal mereka semula bukan militer, bahkan pada diri mereka tak pernah terpikirkan untuk memimpin tentara atau pun berperang serta menang.

Keberanian di tengah kancah pertempuran juga dihargai dan diperhitungkan dalam menilai panglima yang baik, karena ha itu akan menyemangati, bahkan menjad teladan bagi anak buahnya. George Arm strong Custer tidak disangkal adalah tip pemimpin militer pemberani tersebut, se hingga dalam Perang Saudara Amerika ter catat delapan kudanya pun sampai terkem tembakan musuh. Namun kemudian ” toh terkenalnya dalam sejarah adalah akibai bencana atas pasukannya dalam peristiwa Little Big Horn tahun 1876 tatkala berperang dengan orang Indian. Kepercayaan diri memang vital pada setiap jenderal yang baik dan hal itu pun sepenuhnya dimiliki oleo Custer, tetapi toh itu malah dianggap sebagai salah satu penyebab kejatuhan namanya.

Pada pihak lain, ada pula pemimpin militer yang dipuja dan dicintai anak buahnya, dan hal ini tentunya bagus karena akan memberi motivasi dan semangat Padahal di balik itu sebetulnya ada kekurangan yang melekat pada dirinya untuk menjadi pemimpin militer yang baik, seperti terjadi pada George McClellan, Panglima Tentara Potomac dalam perang saudara di AS. Anak buahnya begitu menyukainva dan memberi julukan kesayangan “Little Mac” baginya. Tetapi sesungguhnya dia memiliki sikap arogan, lamban, dan mudah gentar sehingga Presiders Lincoln kecewa berat terhadap dirinya sebagai pemimpin militer.

Ukuran kehebatan seseorang commander juga dapat dilihat dari kemauan dan keberanian untuk mencoba terus terhadap hal-hal yang rasanya tak mungkin, against all odds. Jenderal yang tercatat berhasil menunjukkan kemampuan itu antara lain George Washington dan Willem dari Orange, yang masing-masing akhirnya berhasil mengalahkan musuh-musuh lebih kuat karena sifat mereka yang ulet, tak mudah patch. Ada pula pemimpin militer yang terkenal karena kemampuannya untuk “main drama”, dengan mengeksploitasi keberhasilannya dalam pertempuran, sehingga menumbuhkan mitos terhadap dirinya, seperti yang terjadi pada Jenderal George Patton, Jr.

Ada pula penilaian bahwa panglima yang hebat adalah yang mampu bicara apa adanya, termasuk terhadap lawannya, sebagaimana ditunjukkan oleh tantangan panglima Sparta Leonidas terhadap Raja Xerxes dari Persia dalam pertempuran di Thermopylae yang terkenal itu. “Kalau kamu menginginkan ini, datanglah dan ambillah!” Memang, sesungguhnya menentukan ukuran good commanders begitu bervariasi, dan sering lebih tergantung pads penilaian subyektif. Karena itu tambahan kriteria pun menjadi semakin banyak, seperti keberanian bertanggung jawab terhadap kegagalan, kemampuan membuat keputusan secara cepat, tepat, dan mengeluarkan perintah yang singkat dan jelas, kepandaian memilih bawahan yang dapat diandalkan serta keyakinannya dalam memberi kepercayaan, dan,seterusnya.
Begitu banyak ukuran yang dapat diterapkan sehingga seorang pemimpin militer dapat dimasukkan sebagai the greatests, masters, warlords, dan lain-lainnya. Tetapi tidaklah mungkin segala kelebihan atau ukuran kebaikan tersebut dapat dianugerahkan kepada seorang tokoh militer betapa pun hebatnya dia dalam peperangan dan sejarah.

Namun setidaknya mereka-mereka inilah yang dinilai telah meraih sebagian dari berbagai kriteria tadi. “Mereka inilah parer jenderal yang berjuang di front bersama pasukannya, berdiri bersamasama mereka di antara desingan pelor dan siulan peluru meriam, serta menyaksikan teman-teman mereka jatuh dan coati…” begitulah penggambaran oleh Kol. Walter J. Boyne, seorangpensiunan perwira USAF yang jugs penulis kemiliteran terkenal

Kesatria Padang Pasir Salahuddin al Ayubi

Salahuddin al Ayubi

Ada dua kesan yang menyebabkan Salahuddin dipandang sebagai kesatria sejati, baik oleh kawan maupun lawan. Pertama adalah soal kepiawaiannya dalam taktik pertempuran. Kedua tentang kesalehan dan kemurah hatiannya.

Bulan Juli 1192, sepasukan muslim menggerebek 12 tenda prajurit kristen, termasuk tenda kerajaan Raja Richard I, di luar benteng kota Jaffa. Richard yang terusik segera bangun dan bersiap bertempur. Pasukannya kalah jumlah, 1:4. Tak peduli, Richard berjalan kaki mengikuti pasukannya menyongsong musuh.

Salahuddin yang melihatnya, berguman dengan tenang pada saudaranya, al-Malik al-Adil, “Bagaimana mungkin seorang raja berjalan kaki bersama prajuritnya? Pergilah, ambil dua kuda Arab ini dan berikan padanya. Katakan padanya, aku yang mengirimkan untuknya. Seorang laki-laki sehebat dia tidak seharusnya berada di tempat ini dengan berjalan kaki.”

Fragmen di atas dicatat sejarawan kristen dan muslim sebagai salah satu pencapaian tertinggi Salahuddin Al Ayubi sebagai seorang ksatria. Walau berada di atas angin, dia tetap menginginkan pertempuran yang adil bagi setup musuhnya.

Salahuddin lahir di sebuah kastil di Takreet, tepi Sungai Tigris di Irak pada tahun 1137 Masehi atau 532 Hijriyah. Name aslinya adalah Salah al-Din Yusuf bin Ayub. Ayahnya, Najm ad-Din masih keturunan Kurdi dan menjadi pengelola kastil tersebut bersama adiknya, Shirkuh.

Pada saat menjelang kelahirannya, terjadi peristiwa sedih dalam keluarga besarnya. Shirkuh bertengkar dan kemudian membunuh komandan gerbang kastil yang bernama Isfahsalar. Shirkuh mendapat laporan dari seorang wanita yang telah dilecehkan sfahsalar. Akibat peristiwa tersebut, keluarga besar Najm ad-Din diusir.

Mereka kemudian bertolak ke Mosul. Di Mosul, mereka bertemu dan membantu Zangi, seorangpemimpin Arab yang mencoba menyatukan wilayah Islam yang tercerai-berai dalam beberapa wilayah kerajaan kecil seperti Suriah, Antiokhia, Aleppo, Tripoli, Horns, Yerusalem dan Damaskus. Zangi yang beraliran Sunni berhasil menjadi penguasa di seluruh Suriah dan bersiap menghadapi serbuan Tentara Salib dari Eropa yang saat itu sudah mulai memasuki tanah Palestina.
KHARISMA - Walaupun menjadi lawan, orang Eropa mengakui Salahuddin sebagai Sultan yang sangat berkuasa. Dalam gambar yang dibuat pelukis Eropa, tampak Salahuddin menggenggam bola dunia. Lambang bahwa Salahuddin sangat berkuasa

Zangi meninggal tahun 1146 setelah menundukkan Edessa, sebuah propinsi pendukung Eropa, dan kemudian digantikan oleh Nuruddin. Di bawah bimbingan Zangi dan Nuruddin, pelan-pelan Salahuddin yang bertubuh kecil, rendah hati, santun, penuh belas kasih namun juga cerdas ini menemukan jalan hidupnya.

Pada tahun 1163, Nuruddin mengutus Shirkuh untuk menundukkan Mesir yang dipimpin kekhalifahan Fatimah yang beraIiran Syi’ah. Setelah mencoba kelima kalinya, Shirkuh berhasil menundukkan Mesir tanggal 8 Januari 1189. Namun dua bulan kemudian, dia meninggal secara mendadak dan diperkirakan diracun.

Nuruddin kemudian mengangkat Salahuddin menggantikan Shirkuh. Salahuddin dianggap masih sebagai bocah yang lembek dan lemah sehingga mudah dikontrol. Nurruddin tentu tidak mempunyai pesaing kuat yang mempunyai kekuasaan besar di Kairo. Namun prediksi Nuruddin ternyata salah.

Salahuddin segera mengorganisir pasukan dengan mengembangkan perekonomian untuk menghadapi serbuan balatentara Salib yang ingin merebut Mesir. Dalam kurun waktu 1169 hingga 1174 itu, Mesir di bawah pimpinan Salahuddin menjelma menjadi kerajaan yang kuat. Serbuan tentara Salib berkali-kali dapat dipatahkan. Namun kegemilangan Salahuddin malah membuat Nuruddin khawatir. Hubungan keduanya memburuk dan pada tahun 1174 itu Nuruddin mengirim pasukan untuk menundukkan Mesir.

Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih. Saat armadanya tengah dalam perjalanan, Nuruddin meninggal dunia pada ranggal 15 Mei. Kekuasaan diserahkan pada putranya yang barn berusia 11 tahun. Pertempuran urung terjadi. Bahkan Salahuddin berangkat menuju Damaskus untuk menyampaikan belasungkawa. Kedatangannya dielu-elukan dan diharapkan mau merebut kekuasaan. Namun Salahuddin yang santun malah berniat menyerahkan kekuasaan pada raja yang masih belia namun sah.

Ketika raja belia tersebut tiba-tiba juga sakit dan meninggal dunia, mau tak mau Salahuddin diangkat menjadi Sultan bagi kekhalifahan Suriah dan Mesir, pada tahun 1175.

Hattin

Pada waktu Salahuddin berkuasa, Perang Salib telah memasuki fase kedua. Walaupun tentara Salib berhasil menguasai kola suci Yerusalem (Perang Salib fase pertama), namun mereka tidak berhasil menaklukkan Damaskus dan Kairo. Bahkan Zangi berhasil membebaskan Edessa yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Eropa. Kekuatan Muslim sedang menuju (alan kemenangan, menurut sejarawan Arab.

Dengan menguasai Mesir dan Suriah, Palestine. Ketika dinobatkan menjadi Sultan, Salahuddin berujar, ” Saat Tuhan memberiku Mesir, aku yakin Dia juga akan memberiku Palestina! Namun seat itu antara Salahuddin dan Raja Yerusalem, Guy de Lusignan mengadakan gencatan senjata.

Fase ketiga Perang Salib dipicu penyerangan rombongan peziarah dari Kairo yang hendak menuju Damaskus oleh Reginald de Chattillon, penguasa kastil di Kerak yang juga merupakan bagian dari kerajaan Yerusalem. Kafilah yang hendak menunaikan haji ini juga membawa saudara perempuan Salahuddin. Pengawal kafilah dibantai dan anggota rombongan ditahan, termasuk saudara perempuan Salahuddin. Dengan demikian, gencatan senjata berakhir dan Salahuddin sangat murka.

Pada Mares 1187, setelah bulan suci Ramadhan, Salahuddin menyerukan Jihad. Pasukan muslim mulai bergerak, menaklukkan satu persatu benteng-benteng pasukan kristen. Puncak kegemilangan Salahuddin terjadi pada pertempuran di kawasan Hattin.

Tangga13 Juli yang kering, 25.000 tentara muslim mengepung tentara kristen yang berjumlah sedikit lebih besar, di daerah pegunungan Hattin yang menyerupai tanduk. Pasukan muslim terdiri dari 12.000 kavaleri dan sisanya infanteri. Kavaleri mereka yang merupakan pasukan utama, menunggang kuda Yaman yang gesit. Mereka juga menggunakan pakaian katun ringan yang disebut kazaghand, untuk meminimalisir pangs terik padang pasir. Mereka terorganisir dengan baik, karena menggunakan bahasa yang same yaitu bahasa Arab. Dengan dibagi dalam skadron-skadron kecil, mereka menggunakan taktik hit and run.

Sementara pasukan kristen dibagi dalam tiga bagian. Bagian depan pasukan terdiri dari ordo (kristen) Hospitaler yang dipimpin Raymond dari Tripoli. Bagian tengah terdiri dari batalion kerajaan yang dipimpin oleh Raja Guy de Lusignan yang membawa Salib Sejati sebagai jimat pasukan. Bagian belakang terdiri dari ordo (kristen) Templar yang dipimpin oleh Balian dari Ibelin. Namun bahasanya bercampur antara lnggris, Perancis dan beberapa bahasa Eropa lainnya. Seperti lazimnya tentara dari Eropa, mereka semua mengenakan baju zirah besi.

Salahuddin memanfaatkan celah-celah ini. Malam harinya, pasukannya membakar rumpus kering di sekelilingpasukan kristen yang sudah sangat kepanasan dan kehabisan air. Keesokan harinya, Salahuddin membagikan anak panah tambahan pada pasukan kavaleri. Gunanya untuk membabat habis kuda-kuda tunggangan musuh. Tanga kuda dan payah karena kepanasan, pasukan kristen tampak menyedihkan.

Akibatnya sungguh mengenaskan bagi pasukan kristen. Hampir semua pasukan terbunuh. Raymond dari Tripoli dan Balian dari Ibelin berhasil lolos. Namun Raja Guy dan Reginald de Chatillon berhasil ditangkap. Jimat Salib Suci berhasil direbut pasukan muslim dan dibawa ke Damaskus sebagai barang rampasan. Terhadap semua tawanannya, Salahuddin memberi dua pilihan. Menerima Islam dan dibebaskan atau menolak tapi dieksekusi. Chatillon yang menolak langsung dipancung. Namun pilihan itu tidak herlaku bagi Raja Guy. Salahuddin memberi alasan, “Sesama raja tidak boleh saling membunuh!”
Beberapa tahun kemudian, Raja Guy berhasil ditebus oleh pasukan kristen dan dibebaskan.

Yerusalem

Dari Hattin, Salahuddin bergerak membebaskan kota-kota Acre, Beirut dan Sidon di Utara. Dia juga bergerak membebaskan Jaffa, Caesarea, Arsuf hingga Ascalon di Selatan. Sekarang saatnya membebaskan kota impian, kota suci Yerusalem. Dalam membebaskan kota-kota tersebut, Salahuddin senantiasa mengedepankan jalan diplomasi, yaitupenyerahan kota secara sukarela, laripada pasukannya menyerbu kota.

Pasukan Salahuddin mulai mengepung Yerusalem pads tanggal 26 September. Saat itu pasukan kristen di kota suci dipimpin oleh Balian dari Obelin dan mempertahankan kota dengan gigih. Namun pada tanggal 30 September, Salahuddin menerima tawaran perdamaian Balian. Yerusalem diserahkan dan orang kristen dibebaskan dengan tebusan tertentu. (Fragmen ini pernah di filmkan Hollywood dengan judul Kingdom of Heaven)

Salahuddin menunda masuk ke kota suci selama dua hari, menunggu hingga tanggal 2 Oktober 1187 ataubertepatan dengan tanggal 27 Rajah 583 H. Tanggal itu merupakan tanggal saat Nabi Muhammad SAW melakukan mikraj (perjalanan menembus langit untuk bertemu Allah SWT) dari Masjid al-Aqsa yang terdapat di Yerusalem.

Di kota ini, Salahuddin lagi-lagi menampilkan sikap yang adil dan bijaksana. Masjid al-Aqsa dan Kubah Batu (Dome of Rock) yang sempat dijadikan markas Ordo Templar dan gereja kristen, segera dibersihkan. Namun demikian, Gereja Makam Suci tetap dibuka dan ia tetap mempersilahkan umat kristen untuk melakukan ibadah dan aktifitas di situ. Demikian juga – kaum Yahudi tetap dipersilahkan beribadah dan melakukan aktifitas sewajarnya. Kebijakan ini sempat menerima tentangan dari pendukung-pendukungnya. Namun Salahuddin berujar, “Muslim yang bails harus memuliakan tempat ibadah agama lain!”

Salahuddin sendiri tidak tinggal di istana megah. Ia justru tinggal di masjid kecil bernama Al-Khanagah di Via (jalan Do-lorossa, dekat Gereja Makam Suci. Kantornya terdiri dari dua ruangan berpene¬rangan minim yang luasnya nyaris talc mampu menampung 6 orang yang duduk berkeliling. Salahuddin sangat menghindari korupsi yang wring menghinggapi pars raja pemenang perang.

Setelah Salahuddin kembali menguasai Yerusalem, maka kota suci dari tiga agama (Yahudi, Kristen dan Islam) ini tidak berpindah tangan dari penguasa muslim hingga abed ke-20, Setelah Perang Dunia I, ketika daerah Palestina dikuasai Inggris dan akhirnya diserahkan pada kaum Yahudi untuk dibentuk negara Israel.

Salahuddin juga berhasil mempertahankan Yerusalem dari serbuan prajurit kristen pimpinan Richard “Si Hati Singa“. Richard mengepung Yerusalem dua kali, yaitu bulan Desember 1191 dan bulan Juni 1192. Namun Salahuddin mampu membuat Richard frustasi dan akhirnya kembali ke Eropa tanpa pernah menyentuh tanah Yerusalem.

Salahuddin meninggal pada 4 Maret 1193 di Damaskus. Para pengurus jenazahnya sempat terperangah karena ternyata Salahuddin tidak mempunyai harta. Ia hanya mempunyai selembar kain kafan lusuh yang selalu dibawanya dalam setiap perjalanan dan uang senilai 66 dirham Nasirian (mata uang Suriah waktu itu) di dalam kotak besinya. Untuk mengurus penguburan panglima alim tersebut, mereka harus berhutang terlebih dahulu.
 

Bla... Bla.... Bla...... Copyright © 2012 -- Template created by samsualdi -- Powered by Blogger